Ia merasakan layaknya orang yang sedang berada di dalam liang kubur, namun dengan keadaan kuburan yang terbuka.
“Selama dua bulan gua mati suri, raga jasad gue itu ada di atas kasur rumah sakit, tapi soul-nya, gue sudah di dalam kubur,” ungkapnya.
Bahkan dirinya juga seolah-olah mencoba untuk meminta tolong kepada seseorang, untuk mengeluarkannya dari liang kubur tersebut.
“Tanpa disadari, di bawah alam sadar, gue sudah di dalam kubur, itu bukan mimpi, karena beda ya, posisi tapi kuburannya terbuka, dan posisi gue selalu begini nih, minta tolong orang untuk tarik,” katanya.
Hard Gumay juga melihat ada banyak sosok makhluk gaib yang berlalu lalang di sekitarnya. Ia menduga makhluk yang lalu lalang itu ialah leluhur dan anggota keluarganya yang telah meninggal.
“Dan banyak makhluk yang lalu lalang, bukan manusia, tapi makhluk yang lalu lalang, dan makhluk ini sebenernya gue tidak ada komunikasi saat itu, tapi gua menangkap makhluk-makhluk astral yang mondar-mandir ini ialah leluhur, buyut, puyang, nyai segala macem ngumpul,” terangnya.
Akhirnya kala itu ada salah satu makhluk astral yang menjulurkan tangannya ke Hard Gumay dan menariknya dari liang kubur.
Ia menduga sosok yang menariknya itu ialah neneknya yang sudah meninggal dan berniat untuk menolongnya. Dan akhirnya Gumay tersadar dari mati surinya kala itu.
“Sampai akhirnya ada satu sosok makhluk astral yang menjulurkan tangannya. Gue tidak kenal secara langsung visual karena agak blur, tapi gue meyakini bahwa sosok ini adalah nenek,” ucap Hard Gumay.
Baca Juga: Maria Ozawa Ketipu Slot Gacor, Netizen Sedih
"Beliau menjulurkan tangan, akhirnya gua ambil dan gua ditarik ke atas, bangunlah dari dalam kubur itu, bangun ke atas, ketika bangun, posisinya langsung gua lagi didudukin begini di atas kasur dan perban dibuka," sambung Hard Gumay.
Saat perban dibuka tersebut katanya, sudah ada dokter, orang tua dan keluarga sambil melambaikan tangan dan memanggil namanya dulu yaitu Bobi.
"Nama gua dulu Bobi Firmansyah, setelah itu diganti, Bobi Bobi berapa ini? Sambil lihat 5,4,3 baru semua nangis, sedih, terharu dan lain lain," kata Hard Gumay sambil memperagakan ketika keluarganya saat itu memperlihatkan jari kepadanya.
Hard Gumay dan keluarga bersyukur karena saat mati suri itu dirinya mendapatkan donor mata dan menjalani operasi.
"Alhamdulillah, bisa dikasih umur panjang sama Allah, bisa pulih, bisa melihat. Singkat cerita dari situ langsung ganti nama," bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Infinix HOT 70 Meluncur di Indonesia, Andalkan Helio G100 Ultimate dan Desain Dynamic Shine Unik
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang