Ranah.co.id - Pemilik dan CEO baru Twitter Elon Musk mengungkapkan akan menghapus label perangkat untuk mengunggah tweet seperti 'Twitter for iPhone' atau 'Twitter for Android'.
"Dan kami akhirnya akan berhenti menambahkan perangkat apa yang dipakai untuk menulis tweet (pemborosan ruang layar dan komputasi) di bawah setiap tweet," cuitan bos Twitter, Elon Musk di akun Twitter pribadinya, dikutip dari Suara.com (15/11/2022).
Namun, Elon Musk sendiri tidak menjelaskan alasan mengapa label tersebut dihapus.
"Secara harfiah tidak ada yang tahu mengapa kami melakukan itu," lanjutnya.
Sebelumnya, Twitter sudah pernah menghapus label tersebut pada 2012. Namun perusahaan kembali menampilkannya di 2018.
Twitter mengatakan, penggunaan label perangkat ini membantu pengguna untuk mengetahui bagaimana tweet diunggah.
"Informasi tambahan ini memberikan konteks tentang tweet dan pembuatnya. Jika anda tidak mengenali sumbernya, anda mungkin ingin mempelajari lebih lanjut untuk menentukan seberapa besar anda mempercayai konten tersebut," ungkap Twitter terdapat di laman Pusat Bantuan.
Sebenarnya fitur ini sering kali dipakai para brand ambassador untuk mempromosikan produknya. Tetapi banyak dari mereka yang justru menggunakan label milik pesaing.
Misalnya di 2018, Gal Gadot mengunggah tweet berisi peluncuran Huawei Mate 10.
Tapi, dia kedapatan mengunggah tweet itu dari iPhone, yang dimana nyatanya ponsel promosi itu menggunakan sistem operasi Android.
Baca Juga: Surat Keluarga PNS Semarang yang Dimutilasi Direspon Presiden Jokowi, KSP Bentuk Tim Khusus
Google selaku pemilik Pixel sekaligus pembuat sistem operasi Android bulan lalu juga ketahuan dari label 'Twitter for iPhone'.
Bukan hanya itu, akun Twitter Samsung Amerika Serikat pun juga kedapatan menggunakan Twitter dari iPhone untuk mempromosikan ponselnya. (Sinta Rahma Utami/Mg4)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak
-
Syawal Gultom, Mantan Rektor Unimed Meninggal Dunia
-
Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
-
5 Motor Listrik Murah untuk Pekerja Gaji UMR, Hemat dan Anti Rewel
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
Mata Elang Berulah Kembali, Kini Viral Lagi Keroyok Warga Pekanbaru