Ranah.co.id – Presiden Joko Widodo bercerita tentang kehidupan pernikahan anak bungsunya Kaesang Pangarep dengan finalis Putri Indonesia Erina Gudono yang akan diadakan di Yogyakarta pada Sabtu (10/12/2022).
Jokowi menyebut bahwa proses persiapan pernikahan Kaesang dan Erina sudah mencapai 99 persen dari 100 persen.
“Persiapannya sudah 99 persen. Alhamdulillah, semuanya dipersiapkan dengan baik,” sebut Jokowi dikutip dari Suara.com pada Senin (5/12/2022).
Jokowi juga membeberkan bahwa resepsi pernikahan akan diadakan pada sehari setelah akad nikah pada Minggu (11/12/2022).
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga bercerita mengenai proses selama melakukan reservasi Gedung untuk resepsi nikah Kaesang-Erina yang awalnya hendak digelar di gedung milik keluarga Jokowi Graha Saba Buana.
Namun, rencana tersebut harus diurungkan karena gedung tersebut sudah direservasi oleh orang lain dalam waktu yang bersamaan dengan tanggal resepsi Kaesang-Erina.
Resepsi pernikahan akhirnya akan dilaksanakan di Pura Mangkunegaran sebab Jokowi memilih untuk mengalah dan mencari lokasi lain.
“Kita kan nggak bisa mentang-mentang gedungnya sendiri langsung disuruh pindah harinya atau disuruh pindah gedung. Kan nggak bisa. Alasannya sebenarnya hanya itu,” jelas Jokowi.
Tak hanya curhat, Jokowi mewakili keluarganya juga menyampaikan permintaan maaf terlebih dahulu jika acara pernikahan putra bungsunya ini akan menimbulkan macet di sekitar lokasi acara yaitu di Yogyakarta dan Solo.
Baca Juga: Atta Halilintar Berharap Ameena dan Rayyanza Berjodoh, Ini Kata Raffi Ahmad
“Saya ingin mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat baik yang di Yogya maupun di Solo atas pernikahan Kaesang dan Erina, apabila nantinya dalam acara tersebut mengganggu perjalanan dan lalu lintas yang ada. Kami sekali lagi minta maaf kepada masyarakat,” sebut Jokowi meminta maaf.
Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga membeberkan pandangan pribadinya kepada calon menantunya, Erina Gudono.
Jokowi menilai bahwa Erina yang lahir di luar negeri tersebut adalah sosok yang baik dan tetap menjadi seorang perempuan Jawa yang erat dengan nilai kultur budaya yang luhur.
“(Dia) Wanita Jawa yang baik,” sebut Jokowi saat bermomentar.
Erina telah berkarir di banyak bidang seperti modelling dan seorang analis finansial di perusahaan internasional.
Ia merupakan seorang alumnus UGM jurusan Manajemen Keuangan. Erina kemudian melanjutkan studinya ke Columbia University di bidang Master of Public Administration. (Windy L. Hamidi/Mg1)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter
-
25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan
-
Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?