/
Selasa, 06 Desember 2022 | 12:32 WIB
Kesedihan para pemain Jepang usai timnya kalah dari Kroasia. (Instagram @fifaworldcup)

Ranah.co.id - Jepang tersingkir dari Piala Dunia Qatar 2022 setelah kalah adu penalti melawan Kroasia di babak gugur 16 besar.

Sebelumnya Jepang bermain imbang 1-1 dengan Kroasia. Gol Jepang dicetak oleh Daizen Maeda dan dibalas Kroasia melalui gol Ivan Perisic. Skor imbang pun sampai babak extra time. Namun, akhirnya kalah adu penalti 3-1 lawan Kroasia.

Menurut Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, kekalahan ini hanya dari faktor keberuntungan. Tetapi ada faktor latihan keras dibalik semua itu.

“Saya pikir ini keberuntungan, tapi juga latihan. Keduanya. Dalam hal mencapai target masih ada jarak antara tim-tim top Eropa dan Jepang," tuturnya, dikutip dari suara.com, Selasa (6/12/2022).

Selain memberikan alasan kekalahan timnya. Hajime Moriyasu juga memberikan pujian terhadap penampilan gemilang dari kiper Kroasia.

“Kiper Kroasia luar biasa hari ini, tetapi para pemain Jepang juga harus lebih baik dalam adu penalti. Ini adalah hal lain yang perlu kami tingkatkan untuk masa depan.” ujarnya.

Ia juga mengatakan timnya perlahan-lahan membuktikan salah satu tim elite digelaran Piala Dunia Qatar 2022.

“Kami tidak dapat melakukan semuanya sekaligus. Kita tidak bisa menjadi pahlawan super sekaligus. Kami perlu meningkat selangkah demi selangkah tetapi tidak ada keraguan bahwa Jepang mencapai level di mana kami dapat bermain di panggung dunia dan para pemain individu juga telah berkembang,” ujarnya. (Ari Julian Pratama/Mg2)

Baca Juga: Doa Ayat Kursi Lengkap Latin, Arti dan Keutamaannya

Load More