/
Sabtu, 18 Februari 2023 | 15:38 WIB
Rhoma Irama. (Instagram @rhoma_official)

Ranah.co.id - Raja dangdut, Rhoma Irama tegas melarang lagu-lagunya diubah ke koplo. Menurut Rhoma Irama, dengan lagunya diubah menjadi koplo, sama saja dengan merusak karyanya. 

Meski melarang lagu-lagu karyanya dikoplo, namun Rhoma Irama sebenarnya tidak melarang orang-orang membuat karya lagu koplo.

"Jangan koplokan lagu-lagu karya Rhoma Irama. Membuat koplo itu hak asasi anda. Tapi, jangan karya saya dikoploin, karena jadi rusak," tegas Rhoma Irama dikutip dari Suara.com pada Sabtu (18/2/2023).

Rhoma Irama mengungkapkan, lagu itu sebuah harmonisasi dari lirik dan melodi. Jika tidak tepat, pesan dalam sebuah lagu tidak bisa tersampaikan dengan baik.

"Lagu itu kan ada lirik, ada melodi, ada beat, ada aransemen. Ini merupakan harmoni, harus kawin, sehingga musik itu bisa didengar sesuai dengan pesan-pesan lagu itu," terangnya.

Rhoma Irama berpendapat lagu sedih atau bertujuan untuk dakwah tidak cocok jika dikoplokan. Koplo justru merusak rasa dalam sebuah lagu.

"Misalnya, lagu dakwah dikoploin, lagu melow dikoploin. Kan jadi, sense of musiknya jadi rusak. Silahkan berkoplo-koplo ria, tapi jangan koplokan karya Rhoma Irama, itu aja pesan saya," ucapnya.

Potongan video pernyataan Rhoma Irama itu dibagikan oleh akun Instagram @lambegosiip pada Sabtu (18/2/2023). Beragam komentar dari warganet, di antaranya mendukung keputusan Rhoma Irama tersebut.

"Setuju pak haji...saya suka musik dangdut...tapi emang paling sebel kl lagu orang di koploin..apalagi kl lagu pop...lagu barat paling benci dengernya di koploin," tulis @nenxxx.

Baca Juga: 4 Alasan Pasangan Memilih Menolak Berdebat Ketika Ada Konflik

"Lagu Rhoma Irama emng bnyak dakwahnya...Makanya dia gak mau dikoploin Krn emng gak tempatnya...," beber @putxxx.

"Hak beliau...Beliau yg punya lagu...," ujar @nenxxx.

Load More