Ranah.co.id - Meski kedua orang tuanya divonis hukuman berat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, namun putri sulung Ferdy Sambo yaitu Trisha Eungelica, masih aktif di media sosialnya hingga kini.
Ia pun memberikan komentarnya soal hukuman yang diberikan majelis hakim kepada kedua orang tuanya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Hal itu disampaikannya saat siaran langsung atau live.
Dalam live yang diunggah kembali oleh kanal YouTube Citraa Daily Vlog, Trisha awalnya membahas soal nasib hukuman yang didapat orang tuanya begitu tidak adil.
Menurut Trisha, vonis hukuman mati untuk Sambo dan 20 tahun penjara bagi Putri, tidak mempertimbangkan keduanya yang memiliki anak.
"Ya makanya, gue merasa ketidakadilan sih sebenarnya. Maksudnya kayak anak-anak tidak dijadikan bahan pertimbangan, maksudnya kayak... what the f***?" kata Trisha, dikutip dari yoursay.suara.com pada Senin (6/3/2023).
"Gue bisa gila nih. Ini gue sakit udah yang ketiga kali kayaknya nih, cuma yang ketahuan Mama baru sekali ini doang," tambahnya.
Trisha juga berinteraksi dengan penonton livenya dengan membacakan komentar-komentar yang memenuhi chat siarang langsungnya.
Ketika salah satu komentar menyinggung soal adanya dugaan intervensi Wahyu Imam Santoso, Trisha pun langsung buka suara soal dan menyebut bahwa Tuhanlah yang akan membukanya.
"Emang hakim ada kongkalikong," kata Trisha membacakan komentar warganet.
Baca Juga: 3 Series dan Film Adhisty Zara Terbaru, Ada Virgo and The Sparklings
"Aku nggak mau nge-judge, biar Tuhan yang membuka semuanya. Kalau aku sih mikirnya kita hidup di dunia sementara doang, jadi nggak usah terlalu gila-gila deh. Tiba-tiba besok mati aja lo, hmm... kena lo. Kagak ada yang lo bawa, gue bilang," ungkap Trisha.
Kemudian, Trisha juga menyoroti hasil persidangan yang menurutnya tak membuktikan tudingan-tudingan yang menyasar ke kedua orang tuanya itu.
"(Soal) cewek yang nangis keluar dari rumah Bangka, gedeg banget, ternyata nggak terbukti'. Iya, banyak yang tidak terbukti. Doain yang terbaik. Aku percaya segala sesuatu terjadi bukan tanpa sebab dan akibat dari sesuatu," bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang