Suara.com - Usai menjalani puasa di bulan Ramadhan 2024, Idul Fitri menjadi waktu kemenangan yang dinanti. Lantas, kapan lebaran Idul Fitri 2024 tanggal berapa, baik menurut pemerintah maupun Muhammadiyah.
Seperti yang kita tahu, di bulan Ramadhan ini, pemerintah dan Muhammadiyah memiliki awal Ramadhan yang berbeda. Pemerintah menetapkan tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024.
Sementara itu, Muhammadiyah sudah terlebih dahulu membukanya di hari Senin, 11 Maret 2024. Lantas, apakah perbedaan juga ditemukan dalam penentuan Idul Fitri 1445 H?
Kapan tanggal lebaran Idul Fitri 2024?
Jika merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 855, 3, dan 4 Tahun 2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024, pemerintah akan menetapkan Idul Fitri pada tanggal 10 atau 11 April 2024.
Namun, sama halnya dengan penentuan bulan Ramadhan, pemerintah tetap perlu melakukan sidang isbat. Sidang ini akan digelar oleh Kementerian Agama dan pihak terkait di hari ke-29 Ramadhan.
Dari sidang isbat ini akan diketahui apakah kita sudah bisa meninggalkan bulan Ramadhan dan memasuki Syawal.
Sementara itu, berbeda dengan pemerintah, Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 2024 sejak jauh-jauh hari. Keputusan ini telah tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024.
Dalam maklumat tersebut, pihak Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1445 H jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024.
Perbedaan Idul Fitri 2024 Pemerintah dan Muhammadiyah
Penyebab terjadinya perbedaan penentuan Idul Fitri pemerintah dan Muhammadiyah adalah perbedaan metode penetapan hilal yang digunakan. Kementerian Agama menggunakan metode Imkanur Rukhyah 2 derajat. Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan metode hisab wujudul hilal.
Meski begitu, bukan berarti perayaan Idul Fitri di hari yang sama itu tidak bisa terwujud. Pasalnya, pemerintah akan menggunakan kriteria visibilitas hilal oleh MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura).
Walaupun perbedaan Hari Idu l Fitri bisa terjadi, baik tanggal 10 maupun 11 Maret telah ditetapkan sebagai libur nasional. Dengan begitu, Anda bisa dengan tenang melalui hari besar di dua hari tersebut.
Demikian informasi mengenai kapan lebaran idul fitri 2024 tanggal berapa versi pemerintah dan Muhammadiyah.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
Jangan Tunggu 2028, DPR Minta Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan Mulai 2027
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan