Suara.com - Tak terasa bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-20. Itu artinya, dini hari nanti umat Muslim bisa menunaikan shalat lailatul qadar di hari ke-21 Ramadhan. Usai shalat, dianjurkan untuk membaca doa malam lailatul qadar.
Diketahui, malam lailatul qadar merupakan malam yang istimewa dan penuh kemuliaan di bulan Ramadhan. Bahkan, lailatul qadar disebut sebagai malam yang lebih baik dari 1000 bulan sebagaimana termaktub dalam Alquran surah Al Qadr ayat 3.
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
Artinya: "Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS Al Qadr: 3)
- Baca juga: Malam Lailatul Qadar, Baca Doa Apa?
- Baca juga: Kumpulan Doa yang Dibaca pada 10 Malam Terkahir Ramadhan
Waktu Datangnya Malam Lailatul Qadar
Mengenai waktunya, disebutkan dalam hadis bahwa malam lailatul qadar ini datang pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Adapun bunyi hadisnya tersebut yakni sebagai berikut:
Dari Aisyah RA, ia berkata: "Rasulullah SAW beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda, 'Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan'." (HR Bukhari dan Muslim)
Disebutkan juga dalam hadis bahwa datangnya malam lailatul qadar ini ada pada tanggal-tanggal ganjil 10 malam terakhir bulan Ramadhan yakni, 21, 23, 25, dan 27. Adapun bunyi hadisnya seperti berikut ini:
“Rasulullah SAW mengabarkan kepada kami tentang Lailatul Qadar, beliau bersabda: dia (Lailatul Qadar) di bulan Ramadhan di puluhan yang akhir yaitu malam 21, 23, 25, 27 atau malam 29, atau di akhir malam Ramadhan. Barang siapa mengerjakan bangun untuk beribadah pada malam itu karena iman dan mengharap ridho Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu dan yang akan datang. “ (HR. Ahmad)
Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar
Saat tiba malam lailatul qadar, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan shalat malam dan membaca doa. Nah berikut ini bacaan doa malam lailatul qadar lengkap dengan tulisan arab, latin dan artinya.
اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuḫibbul 'afwa fa'fu 'anni'
Artinya: "Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku."
Selain bacaan doa di atas, bisa juga membaca doa berikut ini sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh imam Tirmidzi berikut ini.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Lailatul Qadar, Ini Deretan Keistimewaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan, Jangan sampai Terlewat!
-
Apa yang Harus Dilakukan Saat Malam Lailatul Qadar? Ini Amalan Penjemput Rezeki
-
Apakah Waktu Lailatul Qadar Itu Habis Tarawih atau di Sepertiga Malam? Ustadz Adi Hidayat Ungkap Waktunya
-
Tak Harus Itikaf di Masjid, Begini Tips Raih Malam Lailatul Qadar dengan Ibadah di Rumah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini