Suara.com - Jelang puncak ibadah haji 2024, Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk jemaah haji Indonesia, mulai dari tenda hingga tempat kesehatan.
Untuk fasilitas kesehatan di Arafah, Kemenag RI membangunnya dengan jarak agak jauh dengan tenda jemaah. Namun, pihak Kemenag RI telah menyiapkan golf car untuk mobilitas jemaah yang butuh layanan kesehatan.
Saat melakukan pemeriksaan fasilitas untuk jemaah haji di Arafah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan imbauan khusus kepada jemaah.
”Kami mengimbau agar semua jemaah untuk memakai masker. Ini sangat penting. Selain karena cuaca yang panas, kondisi Arafah juga berdebu,” katanya.
Selain itu, yang juga diperlukan para jemaah adalah semprotan air. Untuk mengurangi efek cuaca panas di Arafah.
”Nanti saya juga minta panitia untuk ikut menyiapkan. Syukur-syukur dari pihak mashariq juga ikut menyiapkan,” kata pejabat yang akrab dipanggil Gus Men itu.
Yaqut juga mengimbau agar seluruh jemaah untuk mulai mempersiapkan fisik jelang pelaksanaan ibadah Armuzna.
Terkait tenda penginapan calon haji Indonesia, Kemenag menyiapkan tenda-tenda dengan spek yang lebih bagus. Salah satunya berada di maktab 39.
Kualitas tenda-tenda di maktab ini memang lebih representatif. Atap dan dindingnya memakai bahan khusus yang memiliki daya serap panas lebih baik.
Selain itu, fasilitas pelengkap juga sudah disediakan. Mulai dari colokan listrik hingga charger magnetic untuk pengisian baterai ponsel.
Baca Juga: Kapan Puasa Arafah, Ikut Pemerintah atau Arab Saudi? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Pada musim haji tahun ini, tenda dengan spek tersebut masih belum tersedia di semua maktab. Ada 30 ribu jamaah yang bakal menempatinya.
”Sebenarnya tahun ini kami ingin semua tenda bisa seperti ini. Tapi waktunya tidak cukup. Kami upayakan, semoga tahun depan semua tenda jamaah kita sudah seperti ini,” kata Gus Men.
Tenda calon haji di Arafah kata Menag di tahun ini memiliki banyak keunggulan. Mulai dari lantai tenda-tenda jamaah menggunakan cone block (paving ringan). Tidak lagi beralaskan tanah. Sehingga lebih rata dan bersih.
Berita Terkait
-
Kapan Puasa Arafah, Ikut Pemerintah atau Arab Saudi? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
-
Berlatar Masjidil Haram, Raffi Ahmad Umumkan Mundur dari Proyek Beach Club di Gunungkidul
-
Pengalaman Masuk Mekkah Jelang Puncak Ibadah Haji: Lalui 3 Titik Pemeriksaan Ketat
-
Begini Penampakan Tenda Spek Baru Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
-
Jemaah Haji Indonesia Wajib Tahu! Ini Perlengkapan yang Harus Dibawa saat di Arafah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jokowi Hadiri Sidang Tahunan di DPR, Datang Sendiri Pakai Mobil BMW Listrik
-
Maulid Nabi 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Liburnya
-
Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak
-
Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini
-
Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari
-
Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini
-
Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan