Suara.com - Perkataan buruk memiliki dampak negatif yang signifikan, baik bagi korban maupun pelaku. Bagi korban, kata-kata kasar dapat menyebabkan rasa sakit hati, menurunkan rasa percaya diri, dan meningkatkan stres serta kecemasan.
Selain itu, perkataan buruk dapat memicu konflik dan kekerasan, serta berpotensi merusak hubungan sosial. Bagi pelaku, berkata kasar dapat mencoreng citra diri, merusak hubungan, dan menghalangi peluang dalam karier.
Lingkungan yang dipenuhi kata-kata kasar juga berdampak buruk pada perkembangan anak, menyebabkan masalah psikologis dan emosional. Oleh karena itu, menjaga lisan sangat penting untuk menciptakan suasana yang harmonis.
Untuk meminta perlindungan dari perkataan buruk, umat Islam dapat mengamalkan beberapa doa yang telah diajarkan dalam ajaran Islam.
Doa-doa ini bertujuan untuk menjaga lisan agar tidak mengeluarkan ucapan yang menyakiti orang lain dan untuk memohon perlindungan dari segala keburukan.
1. Doa Memohon Perlindungan dari Keburukan Lisan:
Salah satu doa yang dianjurkan adalah:
{اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِى، وَمِنْ شَرِّ بَصَرِى، وَمِنْ شَرِّ لِسَانِى، وَمِنْ شَرِّ قَلْبِى، وَمِنْ شَرِّ مَنِيِّى}
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan pendengaran, penglihatan, lisan, qalbu, dan maniku" (Sunan Abu Dawud dan Sunan At-Tirmidzi).
2. Doa Agar Diam Berpikir dan Bicara Berdzikir:
Doa lain yang dapat dibaca adalah:
{اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صَمْتِي فِكْراً وَنُطْقِي ذِكْراً}
Artinya: "Wahai Allah, jadikanlah diamku berpikir, dan bicaraku berdzikir"
Pentingnya Menjaga Lisan
Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga lisan dalam beberapa hadis. Salah satunya adalah:
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata baik atau diam" (HR. Bukhari dan Muslim).
Kata-kata yang keluar dari lisan kita memiliki kekuatan besar; mereka bisa membangun atau menghancurkan hubungan. Oleh karena itu, menjaga lisan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis.
Amalan Tambahan
Selain membaca doa-doa tersebut, umat Islam juga disarankan untuk:
- Melakukan dzikir dan istighfar secara rutin.
- Menghindari percakapan yang tidak bermanfaat atau berpotensi menimbulkan konflik.
- Berlatih berbicara dengan baik dan bijaksana.
Dengan mengamalkan doa-doa ini serta menjaga perilaku lisan sehari-hari, diharapkan kita dapat terhindar dari perkataan buruk dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?