- Umat Islam dianjurkan intensifkan istighfar memasuki hari kelima puasa Ramadan.
- Doa hari kelima fokus pada permohonan ampunan, ketaatan, dan keridhaan Ilahi.
- Teks doa meliputi penetapan sebagai golongan hamba saleh serta kelompok yang didekatkan.
Umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan intensitas doa dan permohonan ampunan (istighfar) memasuki hari kelima pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Panduan spiritual pada hari kelima bulan suci ini secara spesifik mencakup permohonan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar ditetapkan sebagai bagian dari golongan yang tekun beristighfar, termasuk dalam kategori hamba yang saleh dan taat, serta digolongkan sebagai individu yang dekat dengan ridha Allah SWT.
Doa khusus yang diamalkan pada hari kelima Ramadan tersebut mengandung kalimat permohonan yang mendalam. Dalam teks aslinya, doa tersebut memuat permintaan agar Allah menjadikan seorang Muslim sebagai salah satu dari mereka yang senantiasa memohon ampunan. Selanjutnya, terdapat permohonan agar ditetapkan sebagai bagian dari hamba Allah yang melaksanakan kebajikan (saleh) dan menunjukkan ketaatan penuh (qânitîn).
Permohonan krusial lainnya dalam doa hari kelima Ramadan adalah harapan untuk dimasukkan ke dalam kelompok hamba-hamba Allah yang paling didekatkan (al-muqarrabîn). Permohonan ini diakhiri dengan penekanan pada sifat kemurahan dan kasih sayang Ilahi, memohon dikabulkan melalui rahmat Allah, Yang Maha Pengasih di antara semua zat yang mengasihi (Arhamar râhimîn).
Doa hari kelima Ramadan ini berbunyi: Allahummaj'alnî fîhi minal mustaghfirîn, waj'alnî fîhi min ‘ibâdikash shâlihînal qânitîn, waj'alnî fîhi min awliyâikal muqarrabîn, bira’fatika yâ Arhamar râhimîn.
Terjemahan dari rangkaian doa tersebut menegaskan tiga poin utama yang menjadi fokus spiritual pada fase ini: permohonan diampuni dosanya, permohonan untuk menjadi hamba yang saleh dan taat, serta permohonan untuk mendapatkan kedekatan spiritual dengan Allah SWT melalui kasih sayang-Nya. Teks sumber mengindikasikan bahwa anjuran ini sejalan dengan semangat Ramadan sebagai periode peningkatan kualitas spiritual individu Muslim.
Kajian spiritual mengenai waktu berpuasa menekankan bahwa Ramadan merupakan periode yang ditandai dengan banyak waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Hal ini didukung oleh dalil dari kitab suci, di mana Allah SWT berfirman mengenai kedekatan-Nya dengan hamba-Nya yang berdoa. Firman tersebut menyatakan, "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku" (QS. Al-Baqarah: 186).
Implementasi dari doa Ramadan hari kelima ini memberikan petunjuk bahwa menjalani puasa tidak hanya terbatas pada aspek menahan diri dari makan dan minum secara fisik, tetapi juga mencakup dimensi perbaikan hati (qalb) dan peningkatan substansial dalam kualitas spiritualitas. Fokus pada istighfar, ketaatan, dan upaya mencapai kedekatan dengan Allah merupakan aspirasi sentral bagi setiap Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Penguatan spiritual pada hari kelima ini melengkapi rangkaian ibadah yang telah dilakukan sebelumnya, seperti doa-doa di hari-hari awal Ramadan yang berfokus pada penguatan iman, permohonan kecerdasan, kewaspadaan, dan perlindungan dari kebodohan, sebagaimana telah diamalkan pada hari ketiga dan keempat. Penekanan pada permohonan ampunan dan kesalehan ini menjadi fondasi penting dalam mencapai tujuan tertinggi bulan suci Ramadan. Informasi ini bersumber dari kajian keagamaan yang merujuk pada praktik keislaman terkait bulan puasa.
Berita Terkait
-
Tuntunan Doa dan Dzikir Istighfar Malam Nisfu Syaban Lengkap!
-
Jangan Lewatkan! Keutamaan Istighfar Rajab dan Doa Penyambut Ramadhan
-
Kisah Menakjubkan dalam Buku Hikayat Keajaiban Istighfar dan Shalawat Nabi
-
Lafal dan Keutamaan Sayyidul Istighfar: Jamin Masuk Surga
-
Syekh Ali Jaber Bocorkan Amalan Ringan Sambil Tunggu Azan Subuh, Lebih Moncer dari Baca Al Quran
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan