Suara.com - Sebuah unggahan di media sosial menampilkan konten yang menyebut bahwa iblis adalah sosok yang alim, ahli Al-Quran, fiqih, hadits, serta memiliki ilmu yang melampaui manusia. Narasi tersebut sejatinya merupakan refleksi agar seseorang tidak bersikap angkuh dan sombong.
Mengutip ulasan di website NU Online, iblis memang digambarkan sebagai makhluk yang cerdas dan memiliki ilmu yang luas. Namun, sifat kesombongan iblis membuatnya diusir dari rahmat Allah SWT.
Kisah ini berawal dari perintah Allah SWT kepada malaikat dan iblis untuk sujud kepada Nabi Adam. Dalam surat Al-Baqarah ayat 34, disebutkan bahwa iblis menolak perintah tersebut karena merasa lebih tinggi derajatnya dibanding manusia pertama yang diciptakan dari tanah.
Teks ayat tersebut berbunyi:
"(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kamu kepada Adam!' Maka mereka pun sujud, kecuali iblis. Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir." (QS. Al-Baqarah: 34)
Jika menelusuri ayat-ayat Al-Quran terkait peristiwa ini, tidak ada keterangan jelas yang menyebut iblis sebagai makhluk cerdas dan alim sebagaimana anggapan yang berkembang.
Namun, dalam riwayat yang disampaikan oleh Ibnu Abbas, disebutkan bahwa iblis adalah makhluk yang awalnya sangat rajin beribadah, bahkan termasuk pemimpin malaikat di langit dunia.
Menurut tafsir dari Ats-Tsa’labi, iblis berasal dari golongan malaikat yang disebut jin, yang diciptakan dari api panas. Dalam bahasa Suryani, namanya adalah Azazil, sedangkan dalam bahasa Arab disebut Al-Harits.
Ia memiliki kedudukan tinggi sebagai penjaga surga dan pemimpin malaikat di langit dunia. Kesombongan iblis muncul karena merasa dirinya lebih istimewa dibanding makhluk lain, sehingga menolak sujud kepada Nabi Adam.
Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Imam An-Nawawi, yang menyebut bahwa sebelum menjadi setan yang terkutuk, iblis adalah bagian dari malaikat dan memiliki ilmu luas.
Sayangnya, kepintarannya justru membuatnya tinggi hati. Sifat kesombongan iblis inilah yang menjadi penyebab utama kejatuhannya.
Kesombongan tanpa kerendahan hati dapat berujung pada kehancuran. Kisah iblis menjadi pelajaran bahwa kecerdasan dan ilmu tinggi bukanlah jaminan keselamatan, jika tidak diiringi dengan sikap rendah hati.
Tag
Berita Terkait
-
Rilis Februari 2026, Film 'The Mortuary Assistant': Teror Iblis Kamar Mayat
-
Review Film Utusan Iblis: Saat Kesunyian Menjadi Senjata Horor Psikologis Terbaik
-
Film Sebelum Iblis Menjemput: Dosa yang Tak Pernah Selesai
-
Benarkah Jin Dasim Sebabkan Perceraian? Ini Faktanya Menurut Literatur Islam
-
Film Tumbal Darah: Lebih dari Sekadar Horor, Ini Perjuangan Keluarga Melawan Sekte Sesat!
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini