Baru-baru publik dibuat gempar dengan kabar seorang anak dan ibu kandungnya melakukan hubungan badan sedarah. Kabar ini datang dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Mirisnya hal keji ini dilakukan karena keduanya mau sama mau.
“Dari pengakun pelaku saat di lakukan asesmen atau wawancara secara lisan dan tulisan. Saat itu pelaku sering melakukan hubungan sama ibunya,” kata Ketua Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Ganggam Solidaritas sekaligus Konselor Adiksi Kementerian Sosial RI, Sukendra Madra, dikutip Rumpita dari Beritasatu, Senin (26/6/2023).
Dari keterangan yang di dapat, kejadian ini sudah terjadi pelaku masih menduduki sekolah Tarbiyah. Pelaku juga menceritakan awal mula terjadinya saat membantu ibunya di dapur.
Berawal dari saling sengol-sengolan hingga sang pelaku berani mengaku ibu kandungnya untuk melakukan hal tersebut saat keadaan rumah kosong.
Diakui oleh pelaku, kegiatan dirinya dengan sang ibu bak seperti orang pacaran. Bahkan kegiatan berhubungan intim pun sudah sering hingga menjadi ketergantungan.
Seperti yang diketahui, sang anak berusia 28 tahun dan ibunnya berusia 51 tahun. Saat ini pelaku sudah berada dalam pengawasan instansi penerima wajib lapor (IPWL) Genggam Solidaritas dan Konselor Adiksi Kementerian Sosial (Kemensos).
Pelaku juga dikaratina karena awalnya sudah kecanduan lem. Dari hal ini Sukendra menyimpulkan bahwa terjadinya bersetubuhan tak lazim ini terjadi karena adanya pengaruh dari lem yang terdapat zat adiktif.
Pada mental dan kejiwaan pelaku juga dikatakan sudah sedikit terganggung, hal ini karena sejak masih SMP pelaku mengonsumi lem. Bahkan pelaku juga sulit untuk melakukan hal yang telah di perintahkan.
“Dia sudah 7 bulan kita karantina, setiap hari kita berikan perintah yang sama secara berulang. Tidak ada yang mampu dikerjakan,” jelas Sukendra.
Baca Juga: Erick Thohir Tanggapi Polri Temukan Indikasi Mafia Bola Pengaturan Skor di Liga 1 Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim