Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilakukan mahasiswa perguruan tinggi di semester akhir demi memenuhi tugas menuju kelulusan. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Namun baru-baru ini viralvideo kelakuan mahasiswa yang KKN hingga berujung diusir.
Permasalahan bermula saat para mahasiswa Universitas Negeri Padang yang nampak membuat konten sindiran dengan mengeluhkan dan mengkritik fasilitas di lokasi KKN tempatnya mengabdi.
Para mahasiswa mengeluhkan di desa tersebut sulit mendapat air, harus mandi di musola, dan membayar biaya kontrakan.
“Kalian libur semester? Mana maen. KKN-lah. KKN kalian di mana? Tanahdatar, Limapuluh Kota? Bungus-lah. Air gak ada, mandi di musala. Diusir? Ngontrak bayar pula,” ucap sejumlah perempuan yang berjumlah sembilan orang dalam potongan video yang dikutip dari akun Tiktok @burman.alhakim.
Imbas viralnya konten sindiran para mahasiswa KKN tersebut, warga setempat pun marah lantaran tak terima hingga akhirnya mengusir para mahasiswa Universitas Negeri Padang.
Terlihat dalam video yang viral tersebut, sejumlah mahasiswa KKN sampai didatangi tokoh masyarakat setempat akibat konten sindirannya viral di Tiktok. Mereka dianggap tak membawa perubahan untuk desa tersebut.
“Adik-adik dianggap tidak ada membawa perubahan, sampai nanti ada penyelesaiannya oleh dosen pembimbingnya kepada kami, kepada Bapak Camat dan Lurah. Jadi itu keputusannya, karena untuk mengingat keamanan adik-adik juga di lingkungan, karena pasti ada warga yang membaca (melihat postingan) itu, karena ini bukan masalah adik-adik dengan pemerintah,” ucap tokoh masyarakat tersebut.
Sontak video tersebut langsung ramai menuai beragam komentar nyinyir netizen.
"Ini KKN, dek, bukan lagi liburan," kata salah satu warganet.
Baca Juga: Terungkap! Motif Puput Dekati Doddy Sudrajat Gegara Mau Jadikan Chika Artis
"Suruh KKN di desa penari, biar mereka happy," kata yang lain.
"Sebagai tamu itu setidaknya sopan, apalagi mahasiswa," komentar yang lainnya.
"Rumah bayar, ya iyalah coy, kan warga gak memfasilitasi rumah. Yang butuh dan mau KKN kan kalian, bukan warganya," kata warganet kesal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
CEK FAKTA: Gibran dan AHY Setuju DPR Dibubarkan, Benarkah?
-
4 Contoh Mobil 7 Seater Bekas yang Perlu Dihindari Kalau Budget Perawatan Pas-pasan
-
Bonatua Klaim Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
Penyebab Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026
-
Ada Anggota Polri Aktif, Kejari Labusel Tak Tahan 7 Tersangka Korupsi Bansos, Ini Alasannya
-
Alasan Doktif Langsung Sujud Syukur Usai Gugatan Richard Lee Ditolak Hakim
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Alasan Sung Jin-woo Solo Leveling Bisa Mengalahkan Goku Dragon Ball!
-
CEK FAKTA: 85 Persen Rakyat Setuju Jokowi Jadi Presiden Lagi 2029, Benarkah Survei LSI?
-
Alphard Versi Murah vs Denza D9, Kamu Tim Mana?