/
Senin, 03 Juli 2023 | 09:15 WIB
Cek Fakta Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett diboikot KPI. (Youtube)

Isu perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett kini masih terus menjadi topik hangat pembicaraan banyak orang. Beredar rumor yang menyebut keduanya diboikot dari televisi oleh KPI usai isu perselingkuhannya viral hingga membuat Raffi Ahmad ikut panik gegara Lady Nayoan bahas karma.

Kabar itu berembus kencang dalam video yang diunggah dalam kanal Youtube Vemi Liar pada Jumat (30/6/2023) dengan judul "KPI resmi boikot. Tepat hari ini! Syahnaz dan Rendy Kjaernett diboikot KPI. Raffi Ahmad panik, Lady Nayoan akui puas ungkit karma".

Video tersebut pun ramai menjadi sorotan. Lantas benarkah soal klaim Syahnaz dan Rendy diboikot dari TV oleh KPI hingga membuat Raffi Ahmad kalang kabut?

Cek Fakta

Namun setelah ditelusuri tim Rumpita, klaim soal Syahnaz dan Rendy diboikot dari TV oleh KPI hingga membuat Raffi Ahmad panik itu tak terbukti. Pasalnya tak ada kesinambungan judul dengan isi video.

Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Aliyah sempat memberikan respons soal pihak KPI yang disebut telah boikot Syahnaz dan Rendy imbas isu perselingkuhannya yang viral.

Hal tersebut diungkapkan dalam kanal Youtube Intens Investigasi, Aliyah mengungkap tugas KPI bukan untuk memboikot artis-artis tersebut.

"Perlu saya sampaikan bahwa tugas KPI itu tidak untuk memboikot artis-artis, sepenuhnya ini adalah kewenangan lembaga televisi atau radio untuk mengontrak artis tersebut," ujarnya.

Terlebih dalam video yang berdurasi 3 menit 47 detik itu hanya memberikan informasi curhatan Lady Nayoan di acara podcast Denny Sumargo yang sama sekali tak relevan dengan judul.

Baca Juga: Persib Hampir Kalah Lawan Madura United, Luis Milla: Laga Pertama Selalu Sulit

Tak hanya itu, foto dalam thumbnail itu juga hanya editan atau hasil rekayasa semata demi menarik perhatian.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan klaim soal Syahnaz dan Rendy diboikot dari TV oleh KPI hingga membuat Raffi Ahmad panik itu tak terbukti alias hoaks semata dan masuk dalam konten yang salah.

Load More