/
Selasa, 17 Mei 2022 | 16:45 WIB
Tesla.com

Selebtek.suara.com - Tesla kini tak lagi menerima pesanan untuk Cybertruck dari Eropa atau China karena permintaan yang jauh melebihi produksi di masa mendatang.

Saat diluncurkan, Cybertruck langsung dipesan sebanyak 250.000 unit yang diproduksi pada pekan pertama. Permintaan terus berdatangan. Toko-toko Tesla dilaporkan menerima ratusan pesanan  per pekan, jumlahnya naik menjadi 650.000 pada Juni 2020.

Dilasir Carscoops, Mei 2021 forum Cybertruck merilis perhitungan reservasi crowdsourced yang menunjukan terdapat satu juta pesanan untuk mobil listrik ini. Dan saat penulisan jumlah tersebut dilaporkan mendekati angka 1,5 juta, meski Tesla tidak pernah mengonfirmasi hal tersebut.

Meski menutup pesanan untuk Eropa dan China, Tesla tetap terus membuka pesanan untuk wilayah Amerika Utara. Cybertruck sendiri akan produksi di Gigafactory baru Tesla di Austin, Texas.

Cybertruck diluncurkan tahun 2019, namun mengalami beberapa penundaan produksi, hingga rencananya akan mulai kembali di 2023. Pelanggan Eropa biasanya menerima kendaraan mereka lebih lambat dibanding pembeli di Amerika Utara karena biasanya negara asal pertama yang mendapatkan pengiriman.

Masalah peraturan dengan desain Cybertruck juga kemungkinan menjadikan tanggal pengiriman untuk pelanggan Eropa diatur ulang. Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk menyatakan versi truk yang lebih kecil dengan desain yang sedikit berbeda mungkin dibangun untuk pasar itu.

Tesla telah membuat banyak perubahan pada halaman arahan Cybertruck di situs webnya. Pertama kali menunjukkan tanggal kedatangan, namun sekarang tidak menampilkan apa pun. Selain itu, spesifikasi dan harga dihapus dari situs tahun lalu. (*)

Load More