Selebtek.suara.com - Mantan vokalis Dewa 19, Ari Lasso kembali tampil di panggung usai dirinya berjuang melawan kanker Diffuse Large B-Cell Lymphoma (DLBCL) stadium dua.
Penyakit yang dideritanya mengharuskan Ari Lasso harus hiatus selama kurang lebih satu tahun.
"Ini adalah salah satu fase terberat yang saya lewati dan akan susah untuk berhasil melewatinya tanpa dukungan kalian semua yang ada di sini," kata Ari Lasso dihadapan penggemarnya di Istora Senayan Jakarta, baru-baru ini, seperti dikutip Antara.
Ari Lasso diketahui mengidap kanker stadium dua pada 2021 lalu. Sel kanker telah menyerang sebagian besar organ limpa di tubuhnya sehingga harus diangkat.
Ari Lasso diharuskan menjalani kemoterapi serta berbagai macam pengobatan lainnya setelah menjalani operasi untuk pengangkatan limpa.
Ia berhasil menjalani kemoterapinya hingga lima kali hingga terakhir pada 27 Desember 2021 lalu.
Di atas panggung, Ari Lasso tampil bersama Padi Reborn dan penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL).
Menyanyikan lagu Misteri Ilahi, Aku dan Dirimu, Hampa dan Mengejar Matahari.
Menurut Ari Lasso, salah satu inspirasinya untuk berjuang melawan kanker yang sempat dideritanya selama setahun belakangan adalah dukungan dari para penggemar.
"Pelajaran hidup datang dalam berbagai bentuk. Saya tidak pernah menyangka dapat fase hidup yang berat, dan berhasil lolos dari fase itu. Itu semua juga karena energi dari belasan ribu penonton di sini," kata Ari Lasso.
Dari laman instagramnya @ari_lasso, terharu saat bisa melakukan ritual dua kata. Baginya ritual dua kata, adalah bernyanyi bersahutan dengan para penggemarnya saat di panggung.
"Akhirnya melakukan lagi ritual dua kata dua kata. Makasih semua yaa," tulis Ari Lasso.
Menyusul dengan sembuhnya penyakit tersebut, Ari Lasso dikonfimasi bakal ikut dalam rangkaian tur konser Dewa 19.
Ari Lasso akan tampil bersama Dewa 19 di sejumlah kota termasuk Surabaya.
Dan dalam aktivitasnya di media sosial Ari Lasso sudah mulai latihan bersama personil Dewa 19. (*)
Berita Terkait
-
Etenia Croft Siapkan Karya Terbaru, Terinspirasi Momen Berharga di Eropa
-
Penyanyi Nggak Harus Bersuara Bagus Menurut Ahmad Dhani: Yang Penting Ikonik!
-
Ogah Nangis Cuma-Cuma Usai Diselingkuhi, Pami Tagih 'Ganti Rugi' Lewat Lagu Cry Jar
-
Ahmad Dhani Ungkap Kunci Kesuksesan Dewa 19: Saya Nggak Pernah Dugem!
-
Siap-Siap! Phuwin Tangsakyuen Dikonfirmasi Gelar Fancon Perdana di Bekasi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!