/
Senin, 23 Mei 2022 | 10:46 WIB
TikTok @kai121_

Selebtek.suara.com - Terowongan kerap dilewati saat kita menaiki kereta. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali terowongan yang dilalui oleh kereta baik terowongan baru ataupun yang sudah lama. Tapi pernahkah kamu bertanya dimana terowongan kereta pertama di  Indonesia?

Jawabannya bisa dilihat dari video yang dibagikan akun TikTok kai121_. Video yang berdurasi 1 menit 40 detik ini memperlihatkan dimana terowongan kereta tertua di Indonesia.

Terletak di Desa Cibokor, Cianjur, terowongan yang diberi nama terowongan Lampegan ini dibangun dengan panjang awal 686 meter. Terowongan tersebut dibangun oleh Staatspootwegen tahun 1879 hingga 1882. Tujuan pembangunan terowongan ini adalah membuat jaringan kereta api dari barat sampai ke timur Pulau Jawa.

Dengan begitu mengangkut hasil bumi dari satu kota ke kota lainnya menjadi lebih mudah. Seorang pengusaha perkebunan, Van Beckman juga turut serta dalam pembangunan terowongan ini. Ia mengerahkan para pekerjanya untuk membuat terowongan.

Terowongan Lampegan ini dibangun dengan menembus bukit besar di Gunung Kencana. Terdapat halte penjaga di terowongan Lampegan yang kini diberi nama Stasiun Lampegan.

Selama berdiri, terowongan ini beberapa kali mendapat masalah. Misalnya di tahun tahun 2000, 2001, dan 2006 terjadi longsor akibat usia yang tua dan rembesan air. Hal tersebut membuat putusnya jalur Sukabumi - Cianjur.

Kemudian terowongan ini direnovasi dengan mengganti dinding menjadi beton agar lebih kuat. Proses pengerjaan selesai di tahun 2010 dengan panjang terowongan menjadi 415 meter.

Kereta yang pertama kali menjajal jalur ini setelah direnovasi ialah Kereta api perintis Siliwangi. 

Karena sejarah yang panjang ini, video tersebut menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

"Pernah ke sana. Berhenti di Stasiun Lampegan, kereta belakang dekat terowongan berhentinya," kata seorang warganet.

Ada juga yang ikut berkomentar. "Pernah lewat terowongan ini waktu dari Cianjur mau ke Sukabumi," ujar warganet ini.

Sementara itu, hingga Senin (23/5/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 800 ribu kali di TikTok. (*)

Load More