Selebtek.suara.com - Bukan rahasi lagi kalau Dewi Perssik dan Nikita Mirzami kerap berselisih bahkan saling sindir di dunia maya. Tak tanggung-tanggung mereka saling bongkar aib masing-masing.
Misalnya dalam live instagram lawas yang diunggah ulang akun @danunyinyir9reborn999. Di sana Nikita menyinggung status Dewi Perssik yang tak kunjung punya anak. Ia menduga kalau suami Depe, Angga Wijaya seorang gay.
"Nggak punya anak sekalinya punya anak mungut. Eh perempuan itu harus mengandung, kalau lu nggak mengandung-mengandung, berarti lu dikutuk sama Tuhan. Rahim lu busuk, burik," ucap Nikita Mirzani, seperti dilansir Suara.com.
"Nanti abis ini burik ngomel-ngomel. Entar siapa tahu dia punya anak, anak bencong tapi, lakinya yang sekarang kan hombreng," sambungnya.
Kata-kata kasar yang dilontarkan Nikita Mirzani pun dibalas oleh Dewi Perssik. Dalam live lawas, yang juga diunggah ulang akun gosip tersebut, Dewi Perssik balik menyindir Nikita Mirzani yang kawin-cerai.
"Sok manas-manasin. Kalau gue Dewi Perssik bodo amat laki gue homo kawin lagi, laki gue ibaratnya simpenan banyak ketauan, gue kawin lagi, orang banyak yang cinta ama gue. Ngapain repot, ngapain pusing kepala," jelas Dewi Perssik.
Depe juga mengomentari Nikita Mirzani yang terlalu banyak melahirkan. Nikita memiliki anak yang berasal dari lelaki berbeda. Ia juga meledek jika pemain Comic 8 itu terlalu banyak melahirkan.
"Yang penting jangan brojol anak satu laki-laki lain, satu laki lain, brojol lagi brojol lagi, terus nanti kayak jengger ayam kebanyakan melahirkan," sambung Dewi Perssik.
Sekadar informasi, saat ini Dewi Perssik tengah digugat cerai Angga Wijaya. Sidang cerai perdana keduanya bakal digelar 4 Juli mendatang.
Baca Juga: Meski Dihujat, Keisya Levronka Bakal Terus Nyanyikan Tak Ingin Usai Secara Live
Sandy Arifin selaku kuasa hukum Depe, sapaan akrab Dewi Perssik mengatakan jika alasan client-nya cerai adalah masalah ketidakcocokan saja. Ia juga memastikan tak ada orang ketiga di dalamnya.
"Kan beberapa hari ini ada isu orang ketiga, itu tidak ada sama sekali," ujarnya, seperti dilansir Suara.com Jumat (24/6/2022).
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Celine Evangelista Blak-blakan Soal Urusan Ranjang, Bikin Nikita Mirzani Geleng-geleng
-
Dewi Perssik Didatangi Angga Wijaya, Eks Istri Saipul Jamil Itu Langsung Nangis
-
Terungkap Alasan Dewi Perssik Cerai
-
Luna Maya Punya Pacar, Siapa?
-
Jawaban Menohok Ridho Ilahi yang Disindir Nikita Mirzani Sebagai Pengangguran
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana