/
Selasa, 28 Juni 2022 | 12:19 WIB
Ini Daftar 12 Gerai Holywings di Jakarta yang Ditutup

Selebtek.suara.com - Promosi yang dilakukan Holywings Indonesia yang berbau SARA berbuntut panjang. Setelah berbagai protes dilayangkan kepada Holywings, kali ini pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertindak. 

Sebanyak 12 gerai Holywings yang terdiri dari lima gerai di Jakarta Selatan, empat di Jakarta Utara, dua di Jakarta Barat dan satu di Jakarta Pusat ditutup pada Selasa (28/6/2022) hari ini secara bersamaan. Namun, penutupan tersebut bukan karena promosi berbau SARA yang sedang viral, melainkan soal izin menjual minuman keras.

Dilansir dari Suara.com, penutupan tempat usaha tersebut mengacu surat dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta tentang pencabutan NIB seluruh gerai Holywings.

Meski dicabut, Satuan Polisi Pamong  Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mempersilakan manajemen Holywing suntuk melengkapi dokumen perizinan, meski nomor induk berusaha (NIB) terhadap 12 gerai tempat usaha tersebut sedang dalam proses pencabutan.

Pencabutan NIB itu berdasarkan rekomendasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta pada 24 Juni 2022 setelah ada pengawasan tim terpadu gabungan terhadap gerai usaha tersebut.

Petugas gabungan itu terdiri dari Dinas Parekraf, Dinas PTMPTSP, Dinas Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI dan Satpol PP DKI.

Berdasarkan hasil penelitian, pemeriksaan dokumen dan pemantauan lapangan, petugas mendapati Holywings menghidangkan minuman beralkohol dan non alkohol serta makanan kecil.

Padahal, berdasarkan surat yang ditandatangani Sekretaris Dinas Parekraf DKI Helma Dahlia pada Senin (27/6) disebutkan beberapa gerai Holywings belum mengantongi sertifikat standar Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi.

Menampilkan kegiatan hiburan seperti konser musik, penampilan joki "disk" (disc jockey) baik dalam dan luar negeri yang diiringi disko juga dianggap melanggar izin.

Baca Juga: Anies Cabut Izin Usaha 12 Outlet Holywings di Jakarta

Tak hanya soal kegiatan usaha yang tak sesuai, Dinas PPKUKM DKI menemukan beberapa gerai Holywings hanya mengantongi Surat Keterangan Pengecer (SKP) minuman beralkohol.

Apabila hanya mengantongi SKP, maka penjualannya hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

Sedangkan, Holywings menyediakan minum di tempat yang secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C.

Tim menemukan tujuh gerai memiliki SKP dan ada lima gerai lainnya bahkan tidak memiliki surat tersebut.

Berdasarkan temuan itu, pihaknya mencabut NIB berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Silakan saja (lengkapi izin). Intinya hari ini saya melakukan penutupan," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin di Balai Kota Jakarta, Selasa. 

Sumber: Suara.com

Load More