/
Rabu, 29 Juni 2022 | 17:19 WIB
suara.com

Selebtek.suara.com - Gus Miftah ikut menanggapi penutupan belasan gerai Holywings di DKI Jakarta. Melalui video yang diunggah di Instagram, Gus Miftah  membahas tentang bagaimana nasib karyawan di gerai Holywings yang ditutup.

Dengan bijak pria bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu mengatakan mempertanyakan rezeki setelah Hholywings ditutup berarti meragukan pemberian sang Ilahi.

Gus Miftah menilai bahwa selama Allah memberikan hidup, maka Allah juga memberikan kehidupan. Gus Miftah pun berharap agar orang-orang tidak meragukan rezeki Allah.

"Holywings tutup, banyak yang bertanya dan berkata, bagaimana dengan nasib karyawannya, rezekinya, dan lain sebagainya? Saudaraku, orang yang meragukan rezekinya berarti meragukan sang pemberi rezeki. Yakinlah, Allah memberikan hidup, pasti memberikan kehidupan. Bahkan binatang melata pun, rezekinya sudah ditanggung oleh Allah," ujar Gus Miftah dikutip dari MataMata.com-jaringan Suara.com.

"Semua rezeki dijamin oleh Allah, maka jangan sampai kita menjadi orang yang 'mts' alias musyrik tanpa sadar, meragukan rezeki dari Allah. Kita doakan, temen-temen Holywings mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan rezeki yang halal. Amin," sambung dia.

Dalam postingannya tu, ia juga melampirkan potongan Surah Hud ayat 6.

"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). Surat hud ayat 6," tulis pada keterangan video.

Komentar ini pun ditanggapi oleh para warganet. Banyak yang melihat komentar Gus Miftah sangat benar tentang rezeki yang diterima setiap manusia.

"Kerja di HW bukan berarti gak halal koq .. mau ditutup mau dibuka biasa ajalah bisnis," timpal netizen yang lain.

Baca Juga: Keluh Kesah Masyarakat Saat Membeli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

"Warbyasyah guss.. mangstab," komentar netizen.

"Ustadz syam keren bangat... Fast respon," kata seorang netizen.

Load More