/
Rabu, 06 Juli 2022 | 18:01 WIB
ANTARA/HO-Pertamina

Selebtek.suara.com - PT Pertamina (Persero) mengatakan kalau harga BBM yang ditetapkan masih terbilang murah dibanding operator BBM lainnya. Bahkan jauh dari harga pasaran.

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan jika mengikuti pasar, sebenarnya harga BBM Pertalite adalah Rp 17.200/liter. 

Sementara Pertamina hanya menjual Pertalite Rp 7.650/liter. Hal ini membuat pemerintah harus memberikan subsidi sebesar Rp9.550/liter.

"Demikian juga LPG PSO sejak 2007 belum ada kenaikan masih Rp4.250 per kilo, harga pasar saja Rp15.698 per kilo jadi subsidi Rp11.448 per kilonya," ujarnya dalam Rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (6/7/2022).

Sementara BBM jenis Pertamax meski sudah naik, harganya masih jauh dari harga pasaran yakni sebesar Rp 17.950/liter.

"Kami tahan di Rp12.500 karena kalau dinaikan setinggi ini pertamax maka shifting pertalite terjadi dan akan menambah beban negara," ucap dia.

Meski demikian, Nicke memastikan, Pertamina telah memiliki formula agar tetap bisa mendapatkan margin dalam penjualan BBM.

"Kita lihat di DKI banten untuk ron 92 kompetitor yang market share setelah pertamina Rp18.500, kita masih Rp12.500 demikian juga dexlite kita sesuaikan dengan harga pasar," pungkas dia.

Baca Juga: Izin Pengumpulan Uang dan Barang Dicabut Kemensos, ACT: Kami Sangat Kaget

Load More