Selebtek.suara.com - Episode 5 dari serial Ms. Marvel berjudul "Time and Again" telah selesai. Pada jalan cerita tersebut banyak hal yang terungkap misalnya sejarah kehidupan nenek buyut Kamala Khan yakni Aisha yang terpaksa harus meninggalkan keluarganya.
Selain itu, satu hal menarik lainnya, tokoh antagonis utama Najma diketahui telah tewas dan hal ini membuat kekuatan bawaan putranya, Kamran menjadi aktif. Hal ini tentu akan membuat kehidupan Kamran berubah dan mungkin menjadikannya tokoh penjahat seperti yang ada di komik.
Dilansir Penggemarvel.net, pada kisah "Time and Again" kalian disuguhkan dengan latar belakang nenek buyut Kamala, Aisha serta mengakhiri petualangan perjalanan waktu Kamala.
Entah bagaimana, kembalinya Kamala membuka celah di antara dunia manusia dan dimensi Clan Destine. Pada awalnya Clan Destine yang tersisa mencoba bergegas ke mintu dimensi, sayangnya hal itu malah membunuh mereka.
Najma kemudian mengorbankan dirinya untuk menutup celah dan menyelamatkan dunia, termasuk putranya, Kamran. Tindakan pengorbanan ini ternyata menjadi pemicu kemunculan kekuatan Kamran yang terpendam.
Saat itu Kamran masih melarikan diri dari kejaran DODC, meski tidak menyadari kematian ibunya. Kamran lantas meminta bantuan Bruno. Sayangnya masalah belum selesai karena tiba-tiba sebuah drone mengetahui keberadaan Kamran dan melancarkan serangan.
Kamran percaya Najma akan kembali untuknya, dan ketika dia mengetahui kematian ibunya, keadaan emosinya dapat berubah menjadi kemarahan, dan fokus kemarahan itu bisa jadi adalah Kamala. Tidak berlebihan untuk percaya bahwa dia akan menyalahkannya karena tidak menyelamatkan Najma, atau bahkan berpikir Kamala yang bertanggung jawab atas kematian ibunya.
Skenario lain mungkin Kamran ditangkap dan dikooptasi oleh Damage Control untuk membawa Kamala untuk diinterogasi, terutama jika mereka memutarbalikkan kebenaran tentang keterlibatan Kamala dalam kematian ibunya.
Dalam buku komik Ms. Marvel, Kamran adalah salah satu musuh Ms. Marvel. Versi komik dimulai dengan cara yang sama seperti versi TV, dengan Kamran tampaknya menjadi kekasih, tetapi dia dengan cepat meningkat menjadi orang jahat, menculik Kamala untuk Gordon Nobili. Jika skenarionya sama Kamran bisa mengubah kedekatannya dengan Kamala dan menjadi penghianat.
Baca Juga: Warga Emosi Lempari Batu Rumah Guru Ngaji di Lombok Timur
Di episode akhir nanti, bisa saja Kamran dan Kamala akan melakukan pertempuran. Kamran nampaknya memiliki kekuatan dan kontrol yang serupa dengan Kamala. Mungkin saja jauh lebih kuat dari Kamala.
Jika Teori ini benar maka karakter antagonis Kamran akan terus berlanjut di kisah-kisah berikutnya. Dan tentuny ahal ini menimbulkan konsekuensi jangka panjang bagi Kamala, Bruno dan keluarganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Film 'Jongot' Angkat Kearifan Suku Musi dalam Menjaga Hutan dan Alam
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai
-
Supernova dan Revolusi Sastra Populer Indonesia Awal 2000-an
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions