Selebtek.suara.com - Kabar tak sedap dialami Netflix yang merupakan salah satu platform streaming sejuta umat. Netflix mengumumkan telah kehilangan 970.000 pelanggannya pada Q2 2022. Hal ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan penurunan pelanggannya pada Q1 2022 yang kehilangan 200 ribu pelanggan.
Di sisi lain, perusahaan ini juga mengungkapkan jika terdapat pertumbuhan pelanggan lebih banyak daripada yang sudah diprediksi, terutama di kawasan Asia Pasifik. Meskipun di tengah pengumuman kehilangan pelanggan tersebut, Netflix masih bisa meraup laba bersih sebanyak US$ 1,44 miliar.
Keuntungan tersebut didapatkan di tengah turunnya nilai tukar valuta asing yang tidak menguntungkan bagi dollar AS serta basis pelanggan merosot.
“Nilai tukar yang tidak bersahabat adalah masalah yang sangat sulit ketika hampir 60 persen pendapatan berasal dari luar negeri,” kata Netflix dikutip dari Engadget pada Rabu (20/7/2022).
Netflix juga memprediksi akan bisa memperoleh 1 juta pelanggan baru, meskipun hal ini jauh berbeda dengan pertumbuhan sebelumnya. Seperti diketahui pada tahun lalu Netflix berhasil meraih pertumbuhan hingga 4,4 juta pelanggan.
Perusahaan tersebut memprediksi series Stranger Things 4 akan meningkatkan pelanggannya. Serial tersebut menduduki peringkat ke-4 serial paling banyak ditonton di Inggris dengan total 13, miliar jam tayang.
Netflix sebelumnya juga sudah menjalin kerjasama dengan Microsoft untuk memberikan layanan biaya berlangganan dengan harga terjangkau, tetapi terdapat iklan di dalamnya. Layanan tersebut akan bersaing dengan standar, premium, dan bebas iklan dasar.
Pelanggan baru Netflix nantinya akan mendapatkan banyak pilihan penawaran baru dari platform ini. kerjasamanya dengan Microsoft menawarkan layanan yang fleksibel, sehingga perusahaan tersebut bisa meningkatkan penjualan dan kualitas teknologinya.
Layanan dengan iklan ini hanya akan ditampilkan bagi pelanggan yang menginginkan harga berlangganan lebih terjangkau. Sementara bagi pelanggan yang menggunakan layanan premium dan bebas iklan tidak akan merasa terganggu.
Baca Juga: Mau Damai dengan Pihak MS Glow, Putra Siregar Putuskan Tutup PS Glow
Rencana tersebut sejalan dengan kondisi terbaru Netflix yang baru saja kehilangan banyak pelanggan untuk pertama kalinya. Pada kuartal pertama 2022 perusahaan tersebut bahkan sudah kehilangan 200 ribu pelanggannya. (cc)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya
-
Spesifikasi Oppo Pad Mini: Pesaing iPad Mini dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM 12 GB
-
7 Rekomendasi Lipstik yang Awet dan Tidak Membuat Bibir Hitam, Nyaman Dipakai Seharian
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Fan Meeting Kim Seon Ho di Jakarta Berlangsung Meriah, Challenge Kasih Paham Bos Bikin Heboh
-
Siapa Pengurus Daycare Little Aresha? Pendidikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Disorot
-
Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan
-
5 Rahasia Cuko Pempek Palembang yang Kini Hitam, Kental dan Pedas Nendang
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Harga Emas di Pegadaian 26 April 2026, Cek di Sini