Selebtek.suara.com - Fenomena Citayam Fashion Week ternyata menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Begitu banyak public figur hingga aktris terkenal yang turut datang dan mengikuti fenomena tersebut. Tak heran jika Citayam Fashion Week pun mendapatkan berbagai pujian banyak pihakdi luar negeri.
Tak hanya itu, Citayam Fashion Week rupanya menginspirasi banyak daerah lain di Indonesia untuk membuat event sejenis. Berikut ini deretan daerah yang ikut tren Citayam Fashion Week di Indonesia.
1. Medan
Demam Citayam Fashion Week rupanya juga merambah Kota Medan. Sejumlah kalangan remaja dan warga dengan beragam kostum menggelar peragaan busana di kawasan Kesawan, Kota Medan atau Medan Fashion Week.
Puluhan anak Medan mengenakan busana unik dan nyetrik berlenggak-lenggok ala model di atas zebra cross yang berada di kawasan Kesawan, tepatnya di depan Gedung Lonsum Medan. Rupanya Ajang ini mendapat begitu banyak perhatian di Kota medan hingga menimbulkan kemacetan di Kawasan tersebut.
Pihak kepolisian akhirnya memberikan larangan setelah menerima banyak keluhan dari masyarakat, terutama para pengguna jalan, karena merasa terganggu dengan aktivitas peragaan busana tersebut.
2. Jam Gadang Fashioon Week
Citayam Fashion Week rupanya menular Di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Sebuah zebra cross di kawasan Jam Gadang dijadikan catwalk dadakan oleh sekumpulan anak muda. Mereka berlenggak lenggok di penyebrangan jalan yang berada persis di depan air mancur Jam Gadang.
Aksi fashion show yang dilakukan di trotoar tersebut dinamakan Jam Gadang Fashion Week atau disingkat JGFW.
Baca Juga: Guru SD Negeri di Kediri Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Tujuh Murid
Berbeda dengan Citayam Fashion Week di Ibukota Negara, anak muda ini lebih menggunakan seragam adat khas Minangkabau.
3. Sukabumi
Sekelompok remaja di Sukabumi juga mengikuti tren urban street fashion seperti yang sedang manjadi tren di berbagai daerah saat ini.
Mereka melakukannya di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di depan mal yang berada di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Layaknya model profesional, remaja-remaja itu menyeberang jalan raya dengan berlenggak-lenggok dalam balutan busana yang warna-warni.
Sayangnya aksi para remaja di Sukabumi ini mendapat banyak kecaman dari warganet. Alasannya, jalanan yang menjadi lokasi kegiatan mereka adalah jalanan yang padat kendaraan melintas, terutama ketika jam berangkat dan pulang kerja buruh yang bekerja di sekitar lokasi.
Belum lagi aspek keselamatan mereka selama berada di sekitar jalanan, karena ketika malam tiba, jalan itu kerap dilalui oleh truk-truk bermuatan besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini
-
Kabar Gembira! Arab Saudi Buka Kembali Keran Ekspor Udang Indonesia
-
Bingkai Tanpa Subjek
-
Apa Perbedaan CV dan Resume? Ini Bedanya buat Kamu yang Lagi Cari Kerja
-
4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll
-
CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal
-
Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim
-
Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan
-
Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor