Selebtek.suara.com - Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Blitar, Jawa Timur digruduk ratusan warga yang menuntut agar tempat tersebut ditutup karena dinilai meresahkan dan diduga telah menipu banyak korban.
Lurah desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar menyatakan padepokan milik pria yang sempat berseteru dengan Pesulap Merah itu resmi ditutup pada Minggu (31/7/2022) yang disambut sorakan para warga.
Pesulap merah yang namanya tengah viral ini turut menanggapi penutupan padepokan milik rekan seterunya.
Melalui Instagram pribadinya, Pesulap Merah membagikan unggahan video penutupan padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin.
Pesulap yang memiliki nama asli Marcel Radhival ini menuliskan komentar terkait video yang yang diambilnya dari warga Rejowinangun, Blitar pada 31 Juli 2022.
"Allah 'Azza wa Jalla say = "Allah maha kuasa atas segala sesuatu" (Qs.An-Nisa' ayat 85)," Tulis pesulap Merah, dikutip dari Instagramnya, Senin (1/8/2022).
"Ketahuilah seberapa banyakpun kamu mampu membayar seseorang untuk melindungimu, uangmu tidak akan mampu menyogok kuasa Allah 'Azza wa Jalla," sambungnya.
"Setelah api yang dibuat tidak mampu membakar Nabi Ibrahim, apakah kamu masih meragukan bahwa perlindungan Allah 'Azza wa Jalla itu yang paling kuat dan berpengaruh?," kata Pesulap Merah.
Nama Pesulap Merah melejit usai membongkar ilmu Kulhugeni yang menjadi kemampuan Gus Samsudin.
Baca Juga: Honda Bangun Showroom di Metanesia, Dunia Metaverse Milik Telkom
Ilmu ini diklaim oleh Gus Samsudin mampu membakar makhluk gaib yang sering mengganggu seseorang. Dan ternyata ilmu itu hanyalah sebuah trik sulap semata.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali