/
Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:47 WIB
Steam (Tangkapan layar Steam)

Selebtek.suara.com - Hari ini, Selasa (2/8/2022), Kementerian Kominfo mengumumkan sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang telah diputus aksesnya dengan diblokir sudah dinormalisasi.

Pemblokiran terhadap Valve Corp yang terdiri dari platform distribusi game Steam dan platform game Counter Strike dan Dota resmi dinormalisasi alias dibuka kembali. 

Dengan begitu, gamer Indonesia bisa kembali memainkan dan membeli seluruh game favoritnya di Steam. 

Secara bersamaan, blokir terhadap search engine Yahoo juga dibuka. Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini.

Hal ini diumumkan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui sebuah keterangan tertulis. 

"Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini. Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut," tulis Jubir Kominfo Dedy Permadi di laman Kominfo.

Sebelumnya, Steam, Counter Strike, Dota, Yahoo, mulai diblokir pada 30 Juli 2022 karena tak kunjung melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat ke Kominfo. 

Pemblokiran 30 Juli juga dilakukan bersamaan kepada platform Origin, Epic Games, dan PayPal

Dengan pembukaan blokir tersebut, masyarakat Indonesia sudah bisa kembali mengakses situs Steam, Counter Strike, Dota, serta Yahoo seperti biasa

Baca Juga: 3 Tips agar Belajar Menjadi Kebiasaan, Time Management Harus Tepat!

PayPal dalam Proses

Sementara PayPal masih dalam proses pendaftaran.  Khusus untuk PayPal. Saat ini, pemblokiran platform ini tengah dibuka sementara untuk periode 1-5 Agustus 2022. 

Kabar terbaru, Dedy turut mengatakan bahwa platform pembayaran dan transaksi online PayPal sudah berkomitmen untuk melakukan pendaftaran.

"Kementerian Kominfo juga telah berhasil berkomunikasi dengan pihak Paypal. Pihak Paypal telah menyampaikan komitmen untuk melakukan pendaftaran dalam waktu dekat. Kami optimis Paypal akan segera melakukan pendaftaran dalam waktu dekat," lanjut Dedy di situs Kominfo.

Load More