/
Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:17 WIB
Kuasa hukum pihak JNE, Hotman Paris Hutapea, bakal melaporkan Rudi Samin, selaku pemilik lahan yang menyebut pihak JNE melakukan penimbunan terhadap beras bantuan presiden (Suara.com/Faqih)

Selebtek.suara.com - Rudi Samin, pemilik lahan yang digunakan JNE untuk mengubur paket bantuan sosial (bansos) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Depok,  akan dilaporkan Hotman Paris Hutapea, selaku kuasa hukum JNE.

Pihak JNE menjelaskan jika penguburan paket bansos Jokowi tersebut sesuai prosedur karena sudah dalam kondisi rusak.

Namun, Rudi Samin selaku pemilik lahan menyatakan ada beras yang masih dalam kondisi bagus. Bahkan, ia menyebut beras yang terpendam di lahannya masih layak untuk di konsumsi.

Menurut Hotman Paris, tuduhan Rudi Samin pada JNE tidaklah tepat. Hotman mengatakan pihaknya bukan menimbun beras bantuan presiden, melainkan mengubur beras bantuan presiden yang rusak akibat terkena hujan.

“Saya pertimbangkan untuk lapor polisi atau perdata itu saja, dan anda tahu semua ini pemicunya adalah fitnahnya kasus perdata kepemilikan tanah yang dipake, digeser menjadi kasus sengketa beras bantuan presiden agar kasus kepemilikan tanah menjadi viral,” kata Hotman, di Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022), dilansir dari Suara.com.

Meskipun terjadi kerusakan pada beras yang dikirimkan oleh JNE, namun Hotman memastikan, keluarga penerima manfaat tidak ada yang dirugikan akibat hal tersebut.

Pasalnya setiap beras yang rusak, pihak JNE selaku penyedia layanan jasa pengantaran, sudah menggantinya.

JNE kembali melakukan pemesanan beras yang sama, kemudian dibayarkan dengan cara dipotong honor kirim.

“Total kerugian itu sudah diganti, JNE membayar dengan cara memotong honornya atau debit note,” ungkapnya.

Baca Juga: Piala AFF U-16: Timor Leste Gilas Brunei Darussalam dengan Skor 10-0

Diketahui, beras yang rusak akibat perubahan cuaca saat pengiriman, sebanyak 3,4 ton. Berat itu hanya sekitar 0,05 persen dari total 6.199 ton beras yang didistribusikan untuk wilayah Depok, Jawa Barat.(*)

Sumber: Suara.com

Load More