Selebtek.suara.com - Demi sebuah konten viral di media sosial, banyak orang yang siap bertindak di luar nalar.
Termasuk terlihat di video yang diunggah akun Instagram @memomedsos.
Dalam videonya terlihat seorang pemuda berkaus hitam yang sampai rela naik sepeda motor untuk berkeliling dari satu makam ke makam lain semata demi memakan sesajen yang ada di sana.
"Pemuda ini nekat makan sesajen di kuburan," begitulah caption yang disertakan @memomedsos, dikutip Suarajabar.id pada Senin (8/8/2022).
Video yang semula diunggah oleh akun @bak_prabu ini memperlihatkan dedikasi pemuda itu untuk berkeliling sebuah area pemakaman. Bahkan ia rela menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan sepeda motor untuk mendatangi satu demi satu sesajen yang dipasang warga.
Setibanya di area makam, ia langsung menyisir lokasi dan mencari sesajen. Tentu yang dimakannya bukan sesajen berupa bunga-bungaan atau dedaunan, melainkan makanan-makanan seperti ayam.
Bahkan ia terlihat lahap menyantap sesajen tersebut seolah tengah memakan nasi bungkus, apalagi karena pembungkusnya yang terbuat dari daun pisang.
Ia juga terlihat tidak canggung duduk di antara makam atau dikelilingi kembang setaman dengan aroma mereka yang khas.
Video ini pun mendapat sorotan banyak pihak yang sebagian besar meyakini pemuda itu hanya melakukannya semata dem konten. Warganet yakin pemuda itu sudah meletakkan sendiri bahan-bahan makanan tersebut sebelum ia membuat kontennya.
"Taroh sendiri, makan sendiri, video sendiri, post, share, like, comen sendiri," komentar warganet.
Baca Juga: Ulasan Buku Wizard Bakery, Toko Roti yang Ajaib
"Sesajen opo nasi campur itu," ledek warganet.
"Yang penting sebelum makan baca bismillah dan akhir makan ucapkan alhamdulillah," tutur warganet lain.
"Mau settingan untuk konten atau ngga, banyak kontranya sih menurutku, bakalan menggiring opini-opini yang gabaik. saling menghargai ajasi, gausah ngusik sesuatu yang gaada hubungannya sama kita gituloh," imbuh warganet lain.
Hukum dalam Islam
Dilansir dari itb-ad.ac.id, Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Sopa mengingatkan bahwa mempersembahkan sesaji alias sesajen kepada selain Allah SWT adalah perbuatan syirik yang dikategorikan sebagai dosa besar.
Apabila menemukan sesajen di mana pun, sebagai umat Muslim sebaiknya membiarkan saja. Pasalnya bahan-bahan tersebut pada dasarnya adalah makanan yang dipersembahkan kepada selain Allah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG
-
Bangun Tidur Auto Glowing! 3 Rekomendasi Sleeping Mask dengan Vitamin E
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
4 Motor Baru Lenyap di Diler Honda Tanjung Bintang, Polisi Buru Pelaku Lewat Jejak Digital
-
Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali
-
Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi
-
Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi