Kawasan Hiroshima belakangan ditetapkan sebagai kota perdamaian internasional. Pendanaan dikucurkan untuk rekonstruksi, tanah milik pemerintah dan militer disumbangkan ke kota secara gratis.
Pembangunan besar-besaran dilakukan, dan pada 1958 wajah Hiroshima cerah lagi. Populasinya kembali ke tingkat sebelum perang yaitu 410.000 orang.
Sementara Kota Nagasaki, pemerintah menetapkannya jadi kota budaya internasional. Hukum Pembangunan Kota Budaya Internasional Nagasaki disahkan pada 1949.
Kota itu juga mendapat guyuran dana lebih besar pada 1952, ketika pendudukan Sekutu mencabut larangan pembuatan kapal.
Sebuah aula peringatan bernama Balai Kebudayaan Internasional Nagasaki dibangun pada 1955, dan Nagasaki secara tak terduga menjadi kota tujuan wisata.
Balai Kebudayaan itu dirobohkan dan dibangun kembali sebagai Museum Bom Atom pada 1996, dan sekarang berdiri di sampaing Balai Peringatan Perdamaian Nasional Nagasaki untuk Korban Bom Atom, yang selesai dibangun pada 2003.
Hiroshima dan Nagasaki kini berkembang pesat, dan ditempati lebih dari 1,5 juta orang. Meski kedua kota tersebut telah beranjak memulai lagi kehidupan, luka dan memori kelam dari insiden pengeboman 77 tahun takkan pernah terlupakan.
Baca Juga: Geledah Rumah Pribadi Ferdy Sambo, Aparat Brimob dan Propam Ternyata Cari Barang Bukti
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123