Selebtek.suara.com - Baru-baru ini, Kim Garam mengunggah pernyataan melalui akun Instagram temannya, membagikan pendapatnya untuk pertama kali sejak meninggalkan LE SSERAFIM.
Dia memulai dengan permintaan maaf, kemudian mengatakan ia merasa takut mimpi yang telah diraihnya dengan kerja keras akan hancur karena tindakannya di masa lalu.
“Karena saya bekerja keras untuk mewujudkan impian saya, memang benar bahwa saya benar-benar takut mimpi saya akan hancur karena tindakan masa lalu saya. Namun, setiap hari berlalu, saya menjadi lebih takut dengan semua tuduhan yang ditujukan kepada saya,” ujar Kim Garam.
Kim Garam kemudian dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak pernah memukul atau melakukan kekerasan terhadap siapa pun, dipaksa pindah sekolah, merokok atau minum alkohol, atau mem-bully siapa pun. Dia menambahkan, “Saya hanya seorang siswa biasa.”
Mengenai insiden spesifik yang menyebabkan eks LE SSERAFIM itu menerima tindakan disipliner Tingkat 5 dari komite kekerasan sekolah, dia menjelaskan bahwa di tahun pertama sekolah menengahnya, seorang teman sekelas yang disebut “Yoo” sedang bergosip dan mengunggah foto siswa lain dengan pakaian dalam mereka. .
Kim Garam melanjutkan, “Berpikir bahwa saya membantu korban, saya mengkonfrontasi Yoo dan saat melakukannya, saya juga bersumpah. Pada saat itu, saya tidak melihat perbedaan antara mayoritas dan minoritas sehingga saya tidak dapat berpikir secara mendalam tentang mengapa menghadapi Yoo adalah sebuah kesalahan.”
Kim Garam menceritakan bahwa sementara dia berpikir dia setia dan benar pada saat itu, dia melihat ke belakang sekarang dan mengerti bahwa dia belum dewasa. Dia menambahkan, “Pada saat itu, metode saya salah dan saya membuat banyak kesalahan, tetapi saya tidak ingin membenci diri saya di masa lalu.”
Dia merenungkan dua minggu promosinya dengan LE SSERAFIM sebagai periode yang seperti mimpi dan tak terlupakan sebelum menambahkan, “Saya bekerja keras untuk menjadi orang yang lebih baik. Aku tak henti-hentinya berterima kasih kepada penggemarku yang berharga yang mencintai dan mendukungku.”
Mantan agensinya, HYBE, enggan menanggapi penyataan Kim Garam karena sudah tidak memiliki hubungan kerja lagi.
Baca Juga: Pesulap Merah Buktikan Gus Samsudin Tidak Berani Bertemu dengannya di Jakarta
“Karena pemutusan kontrak Kim Garam, komentar lebih lanjut tidak pantas sehingga tidak ada yang bisa kami katakan,” ungkap agensi.
Sebelum debut LE SSERAFIM pada awal April, Source Music merilis pernyataan pertama mereka yang menyangkal tuduhan intimidasi Kim Garam dan dia memulai hiatus sementara pada bulan Mei. Pada bulan Juli, secara resmi diumumkan bahwa kontrak Kim Garam dengan HYBE telah berakhir dan dia akan meninggalkan LE SSERAFIM.(*)
Sumber: Soompi
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan