Selebtek.suara.com - Hari ini Rabu (17/8/2022) Grup musik D'Masiv bertolak ke negeri Paman Sam untuk menggelar tur bertajuk "D'Masiv Time American Tour."
Rangkaian tur D'Masiv yang disponsori oleh restoran khas Jepang, Ramen YA! ini, rencananya menghabiskan waktu tiga minggu di Amerika Serikat (AS) untuk tampil di Los Angeles, San Fransisco, Washington DC, San Bernardino, Philadelphia dan New York.
Sebelum berangkat ke Amerika, Rian cs dalam jumpa pers di Ramen YA!, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022), mengatakan bahwa konsernya itu adalah debut pertama mereka di Amerika Serikat.
"Konser tour Amerika Serikat di enam kota ini merupakan wujud impian dan harapan kami, bisa tampil dan manggung di Amerika. Di sana banyak sekali musisi dunia yang juga jadi idola kami, yang menggelar konser bersamaan dengan konser tour kami. Kami bersyukur tour kami ke Amerika telah mendapat dukungan dan sponsor dari Ramen YA!," ujar Rian D'Masiv.
Tak hanya itu, tur Amerika Serikat D'Masiv itu juga sebagai tanda perilisan album ketujuh mereka yang bertajuk, 'TIME.'
Mereka berharap album tersebut dapat diterima oleh penonton yang hadir di tur Amerika Serikat.
"Kita memang merayakan perilisan lagu itu untuk tur ini. Memang dari judul albumnya sudah bahasa Inggris, TIME. Itu ya kalau D'Masiv penginnya karyanya nggak didengar orang Indoensia saja," tutur Rian.
Secara khusus, Rian menyebut Ramen YA! telah membantu mendukung perkembangan musik Tanah Air. Ramen YA! juga dinyatakan masuk dalam sejarah musik dari D'Masiv.
"Yang pasti D'Masiv sangat apresiasi terhadap Ramen Ya, karena Ramen Ya mendukung musik Indonesia berkembang. Dengan adanya ini akan ada pasar musik Indonesia di sana, dan Ramen Ya jadi sejarah dari musik D'Masiv," papar Rian.
Baca Juga: Profil Farel Prayoga, Penyanyi Cilik yang Sukses Nyanyi "Ojo Dibandingke" di Depan Presiden
Di sisi lain, Yansen Salim yang merupakan owner Ramen YA! menjelaskan alasannya mendukung D'Masiv untuk tur di Amerika Serikat.
Kata Yansen Salim, D'Masiv adalah band yang memiliki potensial untuk terjun di pasar musik luar negeri. Bahkan Yansen Salim juga sangat menyukai album ke tujuh D'Masiv yang bertajuk 'TIME.'
"Saya lihat bandnya punya potensi untuk masuk ke pasar luar dilihat dari genre album barunya ini ya. Apalagi lagu Side By Side di album barunya. Itu lagu bahasa Inggris pertama D'Masiv dan lagunya groofy menurut saya. Kayaknya bule-bule pada suka. Kenapa Ramen YA! mau mensponsori D'Masiv untuk tur ini, simple sebenernya, gue suka saja. Musiknya masuk di gue," pungkasnya.(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik