/
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:54 WIB
Firdaus Oiwobo hadir di podcast dr. Richard Lee (YouTube/dr. richard lee,MARS)

Selebtek.suara.com - Pengacara Persatuan Dukun Se-Indonesia (PDSI), Firdaus Oiwobo mengatakan Pesulap Merah tidak bisa disantet karena saat ini sedang viral.

Hal itu ia ungkapkan saat menjadi tamu Dokter Richard Lee di podcast terbarunya yang diunggah melalui YouTube.

Awalnya Firdaus Oiwobo dan Dokter Richard Lee membahas topik mengenai perdukunan. Diketahui PDSI telah melaporkan Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (9/8/2022).

Pesulap Merah dianggap mencemarkan nama baik para dukun dengan membongkar trik mereka, sehingga banyak dukun sepi job dan tidak mendapat kepercayaan dari para pelanggannya.

Menurut perwakilan dukun dari DKI Jakarta, mereka tak terima karena Pesulap Merah dianggap telah menghina profesi mereka. Aksinya membongkar trik dukun di podcast artis membuat mereka semakin resah.

Sampai akhirnya ada pernyataan dari Firdaus Oiwobo yang menuai sorotan. Dia menuding Marcel Radhival alias Pesulap Merah merupakan sosok yang tak cerdas lantaran tidak percaya santet.

"Kalau si Marcel bilang santet itu tidak ada, dia belum cerdas," kata Firdaus Oiwobo.

Mendengar pernyataan itu, Dokter Richard Lee langsung memberikan tanggapannya. Dia menantang para dukun untuk menyantet Pesulap Merah daripada harus melaporkannya.

"Kalau santet itu ada, kenapa ngga disantet saja Marcelnya," ujar Dokter Richard Lee.

Baca Juga: Daftar Gaji PNS Terbaru dan Tunjangannya, Apakah Ada Kenaikan?

Firdaus Oiwobo tampak kebingungan menjawab pertanyaan Dokter Richard Lee. Ia malah beralasan jika Pesulap Merah tidak bisa disantet karena sedang viral.

"Begini, untuk menyantet seseorang itu tidak bisa pada saat orang itu lagi viral. Karena itukan ilmu berdasarkan doa," ujar Firdaus Oiwobo.

Potongan video percakapan mereka ini pun viral dan bagikan ulang oleh akun Instagram @nyinyir_update_official pada Jumat (19/8/2022).

Unggahan tersebut sontak membuat para netizen memberikan komentarnya.

"Gimana ceritanya mau nyantet nunggu kagak viral dulu?," tulis salah satu netizen.

"Intinya harus tetep viral biar terbebas dari santet," timpal lainnya.

Load More