/
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:57 WIB
Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) saat melakukan ritual pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 (Foto: Instagram/@bwi24jam)

Selebtek.suara.com - Ketua Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) Abdul Fatah Hasan meminta Gus Samsudin untuk jujur dengan trik yang ia lakukan ke pengikutnya.

"Kayak Samsudin ya juga harus mengakui bahwa apa yang dilakukan itu bagian dari pembodohan publik," katanya seperti dilansir Suarajatim.id.

Meski demikian, ia juga tidak membela Pesulap Merah. Fatah melihat Pesulap Merah tidak memiliki etika dalam berkomunikasi.

"Si Marcel itu harus mengedepankan etika komunikasi, jadi mencerminkan edukasi," ungkapnya.

Menurut Fatah masalah baik Pesulap Merah atau Gus Samsudin harus menyampaikan kebenaran sesungguhnya. Dengan hal tersebut, diharapkan perseteruan bisa mereda.

Ia juga meminta masyarakat untuk menjadikan konflik Pesulap Merah dengan Gus Samsudin sebagai pembelajaran. Masyarakat diminta elektif dan tidak sembarangan dalam memilih guru spiritual ataupun orang yang dipercaya memiliki kemampuan supranatural.

"Kedua-duanya offside, Samsudin itu beraktifitas melakukan sesuatu yang itu dipahami kalau itu adalah trik dan dipastikan itu adalah trik," kata Fatah.

"Kemudian si Pesulap Merah itu berasumsi memberi edukasi, edukasi yang seperti apa, bukan dengan proses yang meninggalkan etika-etika dalam edukasi. Maka keduanya saya kira offside," tutur Fatah menambahkan.

Pria yang akrab disapa Gus Fatah ini mengatakan jika praktik yang dilakukan Gus Samsudin tidak mencerminkan bagian dari spiritual maupun supranatural, sedangkan Marcel juga tidak mencerminkan etika baik dalam berkomunikasi. (*)

Baca Juga: Suami-Istri Penjual Bakso di Denpasar Dibekuk Gara-gara Jualan Ribuan Pil Koplo

Sumber: Suarajatim.id

Load More