Selebtek.suara.com - Baru-baru YouTuber Atta Halilintar yang terkenal dengan jargon Asiap dirawat di rumah sakit lantaran terkena demam berdarah. Kabar kurang mengenakan tersebut disampaikan sendiri oleh sang YouTuber melalui akun instagramnya, @attahalilintar.
Melalui postingan Instagram storynya, Atta Halilintar menyebut bahwa awalnya dirinya tak mau dibawa ke rumah sakit akan tetapi dipaksa oleh istrinya, Aurel Hermansyah. Aurel kekeh ingin Atta dirawat di rumah sakit karena demam berdarah berbahaya apabila dirawat di rumah.
"Gepernah mau ke rumah sakit…tapi dipaksa ama istri..karena DBD bahaya kalau rawat di rumah," tulis Atta Halilintar.
Dilansir dari laman The Asianparent, demam berdarah memang penyakit yang mematikan dan belum ditemukan obatnya sampai sekarang. Yang lebih mencengangkan lagi, ternyata Indonesia menjadi negara urutan kedua dengan kasus demam berdarah tertinggi di dunia.
Demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegyepty yang menularkan virus dengue. Menurut penelitian, nyamuk ini dapat menggigit kapan saja akan tetapi lebih sering menggigit ketika pagi, siang, serta sore hari.
Gejala
Gejala yang terlihat apabila seseorang menderita selama berdarah yakni mengalami demam tinggi yang bahkan mencapai 41 derajat celcius, badan menggigil, sakit kepala, nyeri sendi, otot serta tulang, bahkan timbul rasa sakit di belakang bola mata.
Lantaran belum adanya vaksin serta obat yang dapat menyembuhkan demam berdarah, maka langkah terbaiknya yakni melakukan tindakan pencegahan. Berikut langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti ini.
Baca Juga: Sakti Banget! Lelaki Ini Berhasil Bikin Pesawat Jatuh Lewat Bola yang Ia Tendang
1. Menyemprot seisi rumah dengan semprotan pembasmi nyamuk, seperti Baygon.
2. Rutin membersihkan bak mandi, toren, dispender, serta tempat penampungan air.
3. Memasang kawat nyamuk di seluruh lubang ventilasi rumah.
4. Memasang kelambu di tempat tidur.
5. Lapor ke RT/RW apabila ada anggota keluarga yang terkena DBD agar segera dilakukan penyemprotan nyamuk (fogging) di sekitar lingkungan rumah.
Sumber : The Asianparent
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Demi Krypto dan Cinta: Pengorbanan yang Menjadi Jantung Film Supergirl
-
Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes Saat Latihan Dasar Militer, Pemerintah: Program Tetap Lanjut
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Nuku: Sultan Pemberontak yang Mengguncang Imperium VOC di Nusantara Timur
-
Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Pensiun Aparat Diulur, Loker Sipil Berumur