Selebtek.suara.com - Menjaga kualitas dan terus berinovasi adalah dua hal yang harus dilakukan bagi para pelaku usaha kuliner agar dapat bertahan hingga bertumbuh di tengah masa kesukaran.
Hal itu dituturkan Yansen Salim pengusaha kuliner Ramen Ya yang dengan inovatif menyajikan konsep aneka varian ramen makanan khas Jepang yang menjadi cita rasa Indonesia
Yansen melakukan inovasi dengan menghadirkan puluhan varian mi ramen dan beberapa cemilan pendamping. yang semuanya disesuaikan dengan cita rasa orang Indonesia,
"Kita tetap menjaga kualitas, menjaga konsistensi agar segala sesuatu itu mencapai standard tertinggi dan tamu pun merasa puas," tutur Yansen kepada Tim Selebtek di sela-sela acara pembukaan outlet Ramen Ya yang ke 50 di Emporium Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (21/8/2022).
Rahasia Cita Rasa
Kepada Tim Selebtek, Yansen Salim menjelaskan bahwa kelezatan kuliner besutannya terletak pada kuah ramennya dibuat dari kaldu tulang ayam, ikan, dan sayuran yang direbus selama 8-10 jam.
"Kalau di Jepang itu lebih asin, kuahnya cukup amis karena pakai banyak ikan. Di sini kami pakai ikan tuna tapi tidak terlalu banyak," jelasnya.
Selain itu ciri khas Ramen YA adalah dengan menambah cita rasa Indonesia, yaitu tambahan sambal bawang bagi para pecinta pedas.
Salah satu menu ramen khas Indonesia besutannya yaitu Ramen Salted Egg dan Ramen Sambal Matah. "Kedua menu ini cukup banyak penggemarnya," kata Yansen.
Baca Juga: Arema FC Kembali Dijatuhi Sanksi Denda Rp 100 Juta Gara-gara Flare
Yansen juga melengkapi menu, Ramen YA dengan menghadirkan berbagai menu Jepang lainnya seperti Donburi, Nakedmen (ramen goreng) hingga Legendary Chicken Noodle.
“Bentuk mie ramen juga dapat dipilih oleh customer, mie keriting atau mie lurus dan Legendary Chicken Noodle, kuah kaldu asli yang gurih membuat ramen ini menjadi best seller,” tambah yansen Yansen.
Tekad Go Internasional
Meski telah membuka 50 gerai di tanah air Yansen tidak berpuas diri. Kepada tim Selebtek, Yansen berencana untuk membawa RamenYa bisa Go Internasional.
"Saya ingin RamenYa menjadi merek Jepang buatan Indonesia yang bisa mendunia dan bisa membawa berkat ke masyarakat Indonesia dengan terciptanya lapangan pekerjaan. Apalagi ramen merupakan makanan Jepang dan memiliki peluang besar di luar negeri," paparnya.
Yansen menargetkan Malaysia menjadi tujuan pertama ekspansi di luar negeri. Yansen beranggapan soal selera indonesia dengan Malaysia tidak jauh berbeda dan banyak cocoknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Kejar Percepatan Pembangunan, Disdik Jaksel Relokasi Dua SD di Kebayoran Lama Selatan
-
Rekomendasi Bedak Wardah untuk Kulit Bruntusan, Makeup Jadi Flawless dan Kulit Tetap Aman
-
Temuan Senjata di Sekolah, PJJ Jadi Langkah Tepat Jaga Keamanan Siswa
-
Duit Rp1 Triliun untuk Pembangunan Jalan Lintas Bono Pelalawan
-
Kemenko Polkam Buka Suara soal Motor Wartawan yang Raib di Depan Kantornya
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris
-
12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi
-
Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya