Selebtek.suara.com - Marcel Radhival alias Pesulap Merah akan melaporkan balik orang-orang yang telah mempolisikan dirinya, termasuk Gus Samsudin dan para dukun yang tergabung dalam Persatuan Dukun Se-Indonesia.
Pesulap Merah merasa nama baiknya dicemarkan atas laporan yang dilayangkan terhadapnya. Menurutnya tuduhan yang dilontarkan para pelapornya dalah fitnah.
Untuk itu ia merasa berhak mengadu pada pihak berwajib, dan berencana untuk melaporkan para dukun tersebut.
"Tuduhan palsu itu dilarang kan. Maka dari itu, kemungkinan nanti (akan melapor)," ujar Pesulap Merah, dilansir dari Suara.com, Jumat (26/8/2022).
Pesulap Merah akan mengurus laporannya setelah semua urusan kasus terhadapnya selesai.
"Ketika misalkan panggilan pertama terbukti enggak masuk ke delik, baru nanti untuk (laporannya)," ucap lelaki 26 tahun ini.
Pesulap Merah mengaku apa yang dilakukannya semata untuk memberikan efek jera. Ia berharap tidak ada lagi orang-orang yang asal menuduh dan seenaknya membuat laporan pencemaran nama baik.
"Untuk menimbulkan efek jera biar enggak asal-asalan orang nyusahin polisi kan dengan tuduhan palsu seperti itu. Ya sudah, saya kurungin aja nanti," tutur Pesulap Merah.
Diketahui Pesulap Merah telah dilaporkan Gus Samsudin ke Polda Jawa Timur pada 3 Agustus lalu atas dugaan pelanggaran pencemaran nama baik.
Baca Juga: PT KTB Siap Tambah Varian Euro 4 Tahun Ini
Pesulap Merah dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 dan 28 ayat 2 tentang UU ITE. Sejumlah bukti pun disebut telah dilampirkan pengacara Gus Samsudin seiring laporan yang masuk.
Sementara persatuan dukun melaporkan Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 9 Agustus karena dianggap mencemarkan nama baik para dukun dengan membongkar trik mereka.
Menurut perwakilan dukun dari DKI Jakarta, mereka tak terima karena Pesulap Merah dianggap telah menghina profesi mereka sehingga banyak dukun sepi job dan tidak mendapat kepercayaan dari para pelanggannya. Aksinya membongkar trik dukun di podcast artis membuat mereka semakin resah.
Pesulap Merah juga dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 10 Agustus atas dugaan pelanggaran UU ITE oleh Agustiar.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menjelaskan Pesulap yang bernama asli Marcel Radhival ini dilaporkan karena menuduh dukun adalah penipu.
"Dia dilaporkan karena menyatakan di media elektronik itu, bahwa pesulap itu penipuan semua gitu. Kan ada tuh di videonya," ujar AKP Nurma Dewi pada 13 Agustus 2022.(*)
Berita Terkait
-
Pesulap Merah Menyerang, Polisikan Balik Gus Samsudin dan Persatuan Dukun: Tuduhan Palsu, Saya Kurungin!
-
Tak Gentar Dipolisikan Gus Samsudin, Pesulap Merah: Disuruh Pembuktian Nggak Mau!
-
Viral Pengacara Dukun se-Indonesia sebut Ibu Teuku Iqbal Johard Pelacur, Respon TIJ Tak Terduga
-
Pesulap Merah Bongkar Penglaris yang Dipakai Sule dan Rudi Salim
-
Ustaz Faizar Sebut Kitab yang Dipelajari Gus Samsudin Sesat dan Berbahaya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus
-
Bikin Mudik Makin Aman, Ini Camilan Sehat yang Tidak Bikin Ngantuk Menyetir
-
Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam
-
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Mudik Tanpa Internet? Ini Cara Pakai Google Maps Offline agar Bisa Navigasi
-
Siaga Penuh! PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik Utama
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi