- Grup musik Dongker berencana menciptakan lagu bertema kemanusiaan yang mendedikasikan nama Andri Yunus bersama pejuang hak buruh Marsinah.
- Rencana tersebut diungkapkan vokalis Arno Zarror saat menghadiri acara solidaritas untuk Andri Yunus di Jakarta Selatan, Senin (27/4/2014).
- Arno mendesak penuntasan kasus kekerasan aparat di Pengadilan Militer agar keadilan bagi korban dapat tercapai secara transparan.
Suara.com - Band punk unit Bandung, Dongker, berencana membawa isu kemanusiaan dan dugaan kekerasan aparat ke dalam karya musik mereka.
Vokalis Dongker, Arno Zarror, mengungkapkan rencana untuk menulis lagu yang mendedikasikan nama Andrie Yunus bersanding dengan tokoh pejuang hak buruh, Marsinah.
Hal ini disampaikan Arno sebagai bentuk respons atas kasus yang menimpa Andrie Yunus, yang saat ini proses hukumnya sedang bergulir di Pengadilan Militer.
"Bisa, bisa (jadi amunisi lagu). Tapi kami mengambil sisi romantismenya, sisi politiknya gitu," ungkap Arno saat ditemui di acara solidaritas “Dari Warga untuk Andrie Yunus” di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2014).
"Mungkin bahkan ada rencana kami bikin menulis lagu tentang nama-nama pejuang kayak Bu Marsinah, ya Andrie Yunus masuk daftar sekarang gitu," katanya menambahkan.
Arno menjelaskan kehadiran Dongker dalam lingkaran solidaritas bersama KontraS bukan tanpa alasan. Ia merasa Dongker memiliki semangat yang sama dengan massa yang menuntut keadilan bagi Andri.
"Dongker punya satu value yang serupa tapi tak sama bersama kawan-kawan KontraS. Kami juga dari awal selalu berkontribusi di acara-acara mereka, solidaritas. Kami juga merasa terpanggil dan kebetulan kami ada massa yang emang semangatnya sama ya," jelasnya.
Selain melalui musik, Arno secara pribadi menaruh kritik pedas terhadap mekanisme Pengadilan Militer yang dianggapnya eksklusif dan kurang transparan bagi publik.
Ia mendesak agar dalang di balik kasus ini diusut tuntas, bukan sekadar berakhir pada pengadilan internal.
Baca Juga: Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
"Usut tuntas pelakunya, maksudnya lebih ke dalangnya sih. Jangan sebatas dendam dengan Pengadilan Militer," tutur Arno.
Meski menyadari ada risiko dalam menyuarakan kritik terhadap institusi aparat, Arno menegaskan bahwa peran musisi dan komunitas adalah menjaga "bara api" perjuangan agar tidak padam.
"Fungsi kami ya mengawal dan apa ya, ya terus memberi bara api itu," tutupnya.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI
-
Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total