Selebtek.suara.com - Lagu “Pink Venom” milik BLACKPINK yang dirilis pada 19 Agustus lalu dilarang tayang di salah satu stasiun TV Korea Selatan, KBS. Pihak KBS menilai lirik lagu tersebut bermasalah karena mengandung iklan.
Dalam lirik "Pink Venom," Lisa dan Jennie kedapatan menyebut dua merek mewah yaitu Chanel (sebagai “Coco”) dan Celine dimana para idola ini sendiri adalah duta merek tersebut.
Dengan demikian, "PINK VENOM" melanggar Pasal 46 "Membatasi Efek Iklan" di bawah undang-undang penyiaran Korea, di mana lagu tersebut menyebutkan merek produk tertentu.
Ini bukan pertama kalinya lagu BLACKPINK dilarang tayang di televisi. Sebelumnya, “Kill This Love” dan “Boombayah” juga dilarang untuk disiarkan di KBS.
Melansir kbizoom, tanggapan penggemar terkait kabar BLACKPINK dilarang tayang di KBS terbagi dua. Ada penyesalan dan sentimen yang meresahkan terkait ketatnya regulasi tersebut.
Meskipun demikian, ada orang yang menyatakan bahwa karya kreatif BLACKPINK seringkali terlalu berani, melewati batas stasiun penyiaran nasional. Menjadi normal untuk mengikuti aturan yang ditetapkan.
Larangan tayang itu tentu membuat para penggemar kecewa. Pasalnya, hal itu berarti BLACKPINK hanya menampilkan satu pertunjukan musik di Inkigayo pada 28 Agustus, padahal grup idola tersebut sudah jarang tampil di acara musik dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu BLACKPINK tengah mengerjakan album studio kedua mereka "BORN PINK" yang akan dirilis pada bulan September mendatang.(*)
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Berpotensi Picu Kenaikan Harga Sandang dan Pangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
Gelar Salat Id Perdana di Masjid Barunya, Ivan Gunawan Terapkan Aturan Ketat Buat Marbot
-
Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?
-
Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026