Selebtek.suara.com - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyampaikan pernyataan resmi terkait wafatnya santri asal Palembang bernama Albar Mahdi, putra Siti Soimah (44) yang baru-baru ini menjadi sorotan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung pengurus Ponpes Gontor, melalui juru bicaranya, Noor Syahid pada Senin (5/9/2022). Melalui surat yang dibacakannya, pihak Gontor menyampaian beberapa hal.
Pertama, Ponpes Gontor memohon maaf sekaligus berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya almarhum Albar Mahdi khususnya kepada orang tua dan keluarga korban di Sumatera Selatan. pihaknya berharap peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi di masa mendatang.
"Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa yang berujung pada wafatnya almarhum. Sebagai pondok pesantren yang concern terhadap pendidikan karakter anak, tentu kita semua berharap agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," kata Noor Syahid dikutip Selebtek dari akun Instagram @pondok.modern.gontor, Rabu (7/9/2022).
Selain itu, Ponpes Gontor meminta maaf kepada orang tua dan keluarga almarhum jika dalam proses pengantaran jenazah dianggap tidak jelas dan terbuka.
Kedua, berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, pihak Ponpes Gontor menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan Albar Mahdi meninggal.
"Kami memang menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat," lanjut Noor Syahid.
Menyikapi hal ini, pihak Ponpes Gontor mengaku langsung bertindak cepat dengan menindak dan menghukum pelaku yang terlibat dugaan penganiayaan tersebut dengan mengeluarkan mereka dari pondok.
"Pada hari yang sama ketika almarhum wafat, kami langsung mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada santri yang diduga terlibat, yaitu dengan mengeluarkan yang bersangkutan dari Pondok Modern Darussalam Gontor secara permanen," tutur Noor Syahid.
Baca Juga: Ekonomi Makin Terhimpit Usai Kenaikan Harga BBM, Buruh di Jogja Beberkan Besaran UMP Ideal
Ponpes Gontor juga langsung mengantarkan para terduga pelaku penganiayaan kepada orang tua mereka masing-masing. Pihak pondok menegaskan tidak ada toleransi untuk segala bentuk tindakan kekerasan.
"Pada prinsipnya kami, Pondok Modern Darussalam Gontor, tidak mentoleransi segala aksi kekerasan di dalam lingkungan pesantren, apa pun bentuknya, termasuk dalam kasus almarhum ananda AM ini," lanjut Noor Syahid.
Poin ketiga, Ponpes Gontor siap untuk mengikuti segala bentuk upaya dalam rangka penegakan hukum terkait dengan peristiwa wafatnya Albar Mahdi.
"Kami juga siap untuk mengikuti segala bentuk upaya dalam rangka penegakan hukum terkait peristiwa wafatnya almarhum ananda AM ini," tulis dalam keterangan itu.
Hingga pernyataan tersebut resmi diterbitkan, pihak Ponpes Gontor menyebut masih terus berusaha secara intens menjalin komunikasi dengan keluarga almarhum Albar Mahdi untuk mendapatkan solusi-solusi terbaik dan untuk kemaslahatan bersama.
Albar Mahdi meninggal dunia pada Senin (22/8/2022) lalu. Ibunda almarhum, Soimah menduga putranya mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatnya nyawanya melayang. Ia mengadukan dugaan kematian anaknya tersebut kepada Hotman Paris saat berada di Palembang, Minggu (4/9/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Soroti Kasus Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor, Wapres Ma'ruf Amin Beri Perintah Tegas Ini
-
Kematian Santri Pondok Gontor, Polisi Amankan Pentungan dari TKP, Pelaku Diduga Lebih dari Satu
-
Izin Ponpes Gontor Terancam Dicabut Usai Kasus Santri Tewas Dianiaya, Menag Yaqut: Kami Lihat Dulu!
-
Santri Gontor Meninggal Sebelum Masuk IGD, Polisi Amankan Pentungan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Bosen Sama Rendang? Sini Cobain Nasi Dagang Anambas Biar Lebaranmu Makin Melayu Paripurna
-
Berapa Rakaat Salat Idulfitri? Ini Tata Cara, Niat, dan Jumlah Takbir
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
Mudahnya Top-up BRIZZI saat Mudik, Perjalanan Jadi Nyaman
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Promo Diskon Spesial Solaria Khusus Pengguna Kartu BRI
-
Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026
-
BTN Ubah Strategi, Tak Lagi Sekadar Bank KPR tapi Jadi Penyedia Solusi Finansial