Selebtek.suara.com - Kepolisian Republik Indonesia berhasil menggagalkan penyelundupan 40 kilogram narkoba jenis sabu asal Malaysia di Perairan Sungai Kembung, Bengkalis, Riau.
Narkoba jenis sabu tersebut diselundupkan melalui Perairan Selat Melaka dengan cara dibungkus dalam kemasan teh hijau.
Dari pengungkapan ini, petugas menyita sebanyak 40 kilogram sabu, dua unit mobil, satu kapal pompong, dan enam unit handphone, serta mengamankan tiga orang tersangka berinisial SU (22), AM (27), dan RS (41).
Kapolda Riau, Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H menjelaskan barang haram tersebut berasal dari Malaysia yang kemudian masuk ke Indonesia melalui Riau.
Petugas menemukan karung yang ternyata berisi narkotika jenis sabu sebanyak 40 kg yang dibungkus dengan merk Guan Yin Wang.
"Ternyata di dalam karung itu narkotika jenis sabu sebanyak 40 kilogram, yang dibungkus dengan merek Guan Yin Wang," kata Mohammad Iqbal, dikutip Selebtek dari akun Instagram @divisihumaspolri, Rabu (7/9/2022).
Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat enam tahun.(*)
Berita Terkait
-
Alat Lie Detector Asal Amerika Akurasinya Diklaim 93 Persen, Polri Tunggu Hasil Pemeriksaan Tersangka Putri Candrawathi
-
Polri Bongkar Peran Kombes Agus Pada Kejahatan Ferdy Sambo Usai Dipecat Tidak Hormat
-
Terbukti Halangi Penyelidikan Kasus Brigadir J, Ini Peran Kombes Pol. Agus Nur Patria
-
Dipecat Tidak Hormat Dari Kepolisian, Ini Tiga Peran Kombes Agus Nurpatria Tutupi Kejahatan Ferdy Sambo
-
Bareskrim Polri Tetapkan Dua ASN Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Gerobak Dagang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
9 Tips Puasa Anti Haus, Hindari Minum Ini Biar Kuat sampai Maghrib
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Semen Gresik Apresiasi atas Kontribusi Karyawan dengan Menggelar TPM Awards 2025
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Reuni Para Bintang di Laut Bercerita: Reza Rahadian Tetap Biru Laut, Dian Sastrowardoyo Ganti Peran
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?