/
Selasa, 13 September 2022 | 17:43 WIB
Irjen Ferdy Sambo (ANTARA)

Selebtek.suara.com - Kuasa hukum Bripka RR alias Ricky Rizal, Erman Umar memberikan pernyataan baru berdasarkan isi berita acara pemeriksaan atau BAP kliennya. Ia menyebut Ferdy Sambo merancang skenario palsu pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ferdy Sambo mengumpulkan seluruh anak buahnya di Gedung Provos, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan usai menghabisi nyawa Brigadir J, 8 Juli lalu.

Meski tak hafal persis isi BAP tersebut, Erman menduga pertemuan itu merupakan inisiasi Ferdy Sambo untuk merekayasa kasus pembunuhan Brigadir J.

"Kalau tidak salah itu di Provos, itu mungkin Sambo yang berperan di situ. Saya tidak ingat betul karena saya tidak baca lengkap ya, karena tebel juga (BAP). Jadi baru sepintas saya lihat dia pernah dikumpulkan," kata Erman di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/9/2022), dilansir Suara.com.

Menurut Erman, keterangan awal yang  disampaikan Bripka RR dan tersangka lain dalam kasus ini merupakan hasil skenario rancangan Ferdy Sambo.

"Ya kalau tidak mana bisa ngarang, pasti ada yang membantu," ungkapnya.

Kepada penyidik, Ferdy Sambo selaku dalang dari kasus pembunuhan ini mengaku membunuh Brigadir J karena harkat dan martabat keluarganya dilukai. Peristiwa yang disebut melukai harkat dan martabat keluarganya itu diklaim terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Pada pernyataan awal Bharada E dan Bripka RR mengaku terjadi adu tembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga yang menyebabkan tewasnya Brigadir J.

Namun setelah Bharada E dan Bripka RR mencabut pernyataan sebelumnya dan membantah skenario versi Ferdy Sambo, terungkap bahwa tidak terjadi tembak menembak. 

Baca Juga: Dua Santri Gontor Jadi Tersangka Penganiayaan Hingga Meninggal

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan lima tersangka. Mereka yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal, dan KM alias Kuat Maruf.(*)

Sumber: Suara.com

Load More