/
Senin, 19 September 2022 | 15:04 WIB
Shopee (Dok.Antara)

Selebtek.suara.com – Perusahaan teknologi Shopee Indonesia terpaksa mengurangi jumlah karyawannya. Keputusan ini dianggap sebagai langkah melakukan penyesuaian dengan kebijakan bisnis yang dibuat.

Berdasarkan rilis yag diterima Selebtek.suara.com, Head of Public Affair Shopee Indonesia Radynal Nataprawita mengatakan perusahaannya harus beradaptasi dengan kondisi ekonomi global. Sehingga harus melakukan langkah tepat agar bisa beradaptasi.

“Kondisi ekonomi global menuntut kami untuk lebih cepat beradaptasi serta mengevaluasi prioritas bisnis agar bisa menjadi lebih efisien. Ini merupakan sebuah keputusan yang sangat sulit,” katanya.

Lebih lanjut Radynal mengatakan perusahaan akan fokus untuk mencapai kemandirian dan keberlanjutan. Menurutnya dua komponen itu sangat penting dalam menjaankan bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Perusahaan akan berfokus ke pertumbuhan bisnis yang mandiri serta berkelanjutan, dan kami ingin memperkuat dan memastikan operasional perusahaan kami stabil di situasi ekonomi saat ini,” tambahnya.

Shopee berjanji, karyawan yang terkena dampak kebijakan ini akan mendapatkan pesangon sesuai ketentuan perundang-undangan dengan tambahan 1 bulan gaji.

Selain itu, Karyawan yang terdampak juga masih bisa menggunakan fasilitas asuransi kesehatan perusahaan hingga akhir tahun dengan seluruh manfaatnya.

Shopee Indonesia memastikan kebijakan ini tidak memengaruhi  mempengaruhi operasi bisnis dan layanan kepada seluruh Penjual, Pembeli dan Mitra di Indonesia.

Melayani jutaan pembeli dan penjual termasuk UMKM dan pengusaha lokal di 514 kota dan kabupaten se-Indonesia, kehadiran Shopee telah memberikan peluang bagi banyak pelaku usaha untuk bertumbuh.

Baca Juga: Viral Pengacara Dukun Minta Pesulap Merah Minta Maaf dan Damai, Netizen:Laporannya Gak Ada yang Diproses

“Pencapaian Shopee selama ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen dari Shopee Team. Kami ucapkan terima kasih atas kontribusi seluruh Shopee Team sejauh ini,” paparnya. (*)

Load More