Selebtek.suara.com - Selingkuh sering menjadi permasalahan di dalam hubungan pacaran hingga pernikahan. Selingkuh sendiri artinya adalah menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan diri sendiri, berbuat curang dan tidak jujur.
Nah kamu harus tahu nih, selingkuh itu bukan hanya melibatkan urusan fisik atau perasaan namun ada juga yang berkutat dalam urusan keuangan yakni selingkuh finansial
Selingkuh finansial dalam rumah tangga berarti adanya ketidakjujuran dalam memberitahukan pemasukan atau pengeluaran pada pasangan. Beberapa contoh sederhana dari hal ini antara lain :
1. Tidak terbuka tentang jumlah pemasukan sebenarnya.
Seseorang tak boleh menyembunyikan pemasukan dan tabungan yang dimilikinya dari pasangan karena hal ini masuk dalam kategori selingkuh finansial.
Biar lebih aman, sejak awal sebaiknya diskusikan dengan pasangan mengenai keuangan setelah menikah. Buatlah kesepakatan untuk saling terbuka tentang pendapatan dan juga tabungan yang dimiliki.
2. Menyembunyikan nominal asli dalam hal pengeluaran
Perilaku selingkuh finansial berikutnya adalah menyembunyikan tagihan segala jenis pengeluaran dari pasangan.
Dalam pernikahan, seseorang berhak tahu jumlah dan rincian pengeluaran pasangnnya. Hal ini bertujuan supaya ada kontrol keuangan yang menghindarkan pasangan dari sifat boros.
Baca Juga: Berupaya Hemat tapi Masih Tetap Boros? Simak 5 Tips Mengatur Keuangan Ini!
3. Kecanduan membeli barang-barang gak penting
Selingkuh finansial ini biasanya,terjadi saat seorang menyembunyikan pembelian barang yang sifatnya bukan kebutuhan primer dari pasangan.
Mereka beranggapan kalau cara ini adalah untuk menghindari konflik dengan pasangan Padahal jika suatu saat pasangan tahu, hal tersebut akan memicu konflik yang lebih besar.
Jadi, lebih baik terbuka sejak awal, jika pasangan tak mengizinkan, uang yang ada bisa dialokasikan ke kebutuhan yang sifatnya lebih berguna.
4. Menyembunyikan utang
Saat sudah memiliki keuangan bersama, seharusnya segala bentuk transaksi harus dilakukan sesuai kesepakatan bersama, termasuk utang.
Hal ini karena utang sangat mempegaruhi keadaan keuangan ke depannya. Jika memiliki utang, maka pos-pos pengeluaran akan bertambah setiap bulannya, yaitu untuk biaya cicilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Resep Lezat Gulai Rendang Daging Sapi, Teman Setia Lontong Lebaran
-
Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Salat Idulfitri Sesuai Sunah
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Film Pelangi di Mars: Petualangan Sci-Fi Anak yang Berani dan Inspiratif
-
Konten Emy Aghnia Tak Berempati, Deddy Corbuzier Sahabat Vidi Aldiano sampai Turun Tangan
-
30 Kartu Ucapan Idulfitri 2026 Paling Aesthetic dan Kekinian untuk Lebaranmu, Download Gratis
-
4 Amalan Menjelang Salat Idulfitri yang Disunnahkan Nabi Muhammad SAW
-
Resep Opor Ayam Spesial Lebaran, Sajian Wajib Hari Raya
-
Duel Tablet Rp5 Jutaan: Xiaomi Pad 8 dan OnePlus Pad Go 2, Mana Lebih Worth It?
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh