Selebtek.suara.com - Belum lama ini anak Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah yakni Ameena Hanna Nur Atta melakukan prosesi tedak siten.
Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar Aurel Hermansyah. Sementara Gen Halilintar, keluarga Atta absen karena memiliki kesibukan lain.
Sebenarnya apa sih tedak siten? Yuk simak penjelasannya:
Tedak siten adalah sebuah tradisi yang berasal dari tanah Jawa. Tedak memiliki arti turun, sementara siten berasal dari kata siti yang artinya tanah. Ini adalah tradisi saat pertama kali anak belajar menginjakan kaki ke tanah.
Biasanya, tedak siten dilakukan pada bulan ke-tujuh dari hari kelahirannya dalam hitungan pasaran Jawa. Hitungan satu bulan dalam pasaran Jawa berjumlah 36 hari. Sehingga jika mengacu pada kalender masehi, acara ini dilakukan di bulan ke delapan.
Rangkaian tedak siten
Tedak siten memiliki rangkaian panjang. Dimulai pada pagi hari menyajikan makanan tradisional untuk selamatan. Makanan ini berupa jadah atau tetel tujuh warna.
Makanan tersebut terbuat dari beras ketan dicampur parutan kelapa muda. Lalu ditumbuh menjadi satu. Serelah itu diberi pewarna merah, putih, hitam, kuning, biru, jingga dan ungu.
Jadah adalah simbol kehidupan sang anak, semetara warna dari setiap makanan adalah jalan hidup yang harus dilalui sang bayi hingga dia besar dan beranjak tua.
Kemudian ada pula tumpeng, sebagai simbol permohonan orangtua agar kelak bayinya bisa berguna. Di laman nasi tumpeng ada kacang panjang sebagai simbol umur panjang, kangkung simbol kesejahteraan, kecambah sebagai simbol kesuburan dan ayam sebagai simbol kemandirian.
Baca Juga: Kartu Pra kerja Gelombang 46 Dibuka! Begini Cara Dafrarnya
Setelah acara selamatan, bayi harus melewati prosesi menampakan kaki di atas jadah 7 warna. Ada juga prosesi naik tangga tradisiobal yang terbuat dari tebu berjenis arjuna.
Ritual menaiki tangga melambangkan harapan agar si bayi memiliki sifat kesatria tokoh pewayangan bernama Arjuna. Sementara dalam bahasa jawa, tebu adalah singkatan dari antebing kalbu yang artinya kemantaban hati.
Prosesnya masih terus berlanjut. Sang bayi harus dimasukan ke kurungan ayam yang sudah dihias dengan kertas warna warni. Ini adalah simbol kelak anak akan menghadapi banyak pekerjaan.
Kemudian ada proses memilih barang seperyi uang, alat tulis, kapas, cermin, buku hingga pensil. Si bayi dibiarkan memilih barang. Pilihannya tersebut menentukan hobinya di masa depan.
Selanjutnya proses menebar berar kuning yang dicambur uang logam untuk diperebutkan undangan anak-anak. Ini dimaksudkan agar anak punya sifat dermawan.
Terakhir proses mandi di air bunga setaman dan memakai pakaian baru. Pakaian yang disiapkan pun harus 7 macam yang dipakai secara bergantian selama tujuh hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?