Selebtek.suara.com – Aksi kericuhan di Kanjuruhan yang terjadi pada Minggu (1/10) menyebabkan luka mendalam bagi para suporter, korban hingga keluarga yang ditinggalkan. Sekitar 130 orang meninggal, banyak pula korban yang mengalami luka luka.
Korban akibat kerusuhan ini berasal dari aparat, penonton laki-laki, perempuan hingga anak-anak.
Kejadian berawal dari kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Suporter yang kecewa dengan kekalahan tim kesayangannya, memaksa masuk ke dalam lapangan untuk melaksanakan aksi protes.
Namun aksi protes akhirnya diikuti oleh banyak suporter hingga petugas kewalahan dan akhirnya menembakkan gas air mata. Penonton yang sesak segera menyelamatkan diri dan mencari pintu-pintu keluar.
Sayangnya, pintu yang disediakan telah ramai dan penuh sesak oleh penonton-penonton yang memaksa keluar. Akhirnya banyak dari penonton yang kesulitan bernafas dan tidak berdaya.
Kejadian mencekam bukan hanya terjadi di dalam stadion, namun juga di luar Stadion Kanjuruhan. Banyak benda-benda keras yang dilemparkan.
Akibat kejadian ini, PSSI akhirnya memberi sanksi bagi Arema FC berupa larangan menjadi tuan rumah hingga musim 1 berakhir.
"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Kajadian ini diisukan sebagai tragedi sepak bola paling buruk setelah Peru pada tahun 1964 lalu yang memakan hingga 300 nyawa.(*)
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Kick-off Malam Hari Arema vs Persebaya Disorot, PSSI Sebut Semua Pihak Setuju
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen
-
Rival Utama Team Z, Film Live Action Blue Lock Ungkap Para Pemeran Team V
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Mobil Travel Masuk Jurang di Lembah Anai, Bagaimana Kondisi 7 Penumpang?
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark