Selebtek.suara.com - Donald Trump melayangkan gugatan federal terhadap CNN ke pengadilan pada Senin (3/10/2022) waktu setempat. Mantan presiden Amerika Serikat itu menuduh jaringan berita tersebut telah mencemarkan nama baiknya karena takut dirinya akan mencalonkan diri sebagai presiden lagi.
Ia mengajukan tuntutan ganti rugi sebesar USD 475 juta atau sekitar Rp7,25 triliun dalam kasus tersebut.
Dalam gugatannya, Donal Trump mengklaim CNN telah mendorong banyak retorika fitnah tentang dia beberapa tahun terakhir. Menurutnya, itu semua adalah upaya untuk membuat citranya buruk sebagai antisipasi untuk pemilihan presiden 2024.
Melansir TMZ, Trump kesal dengan label tertentu yang digunakan CNN untuk menggambarkan dirinya, termasuk "rasis", "antek Rusia", "pemberontak" dan bahkan perbandingan dengan "Hitler."
Kata-kata itu terlalu jauh di benak Trump, dan dia yakin itu merupakan pencemaran nama baik.
Pengacara Trump menyoroti poin tentang alasan penggunaan berulang CNN untuk istilah "Kebohongan Besar" ketika merujuk Trump yang bertarung dalam hasil pemilu 2020 sebenarnya adalah referensi langsung ke istilah yang digunakan oleh Hitler untuk menghasut membenci orang Yahudi dan membenarkan kasus genosida Holocaust.
Jadi, dalam benak mereka, mereka melihat CNN mengaitkan Trump dengan Hitler dengan menggunakan istilah yang sama.
"Selain hanya menyoroti informasi negatif tentang penggugat dan mengabaikan semua informasi positif tentang dia, CNN telah berusaha menggunakan pengaruhnya yang besar,konon sebagai sumber berita 'tepercaya' untuk mencemarkan nama baik penggugat di benak pemirsa dan pembacanya dengan tujuan mengalahkannya secara politis."
Tim Trump mengatakan CNN telah mengaburkan batas antara opini dan berita, menuduh bahwa sekarang melaporkan hal-hal tentang dia sebagai fakta langsung, yang menurutnya adalah tidak benar secara hukum.(*)
Baca Juga: INFOGRAFIS: CEK FAKTA: Jokowi Marah Besar kepada Para Menteri Gegara BBM Naik, Benarkah?
Sumber: TMZ
Berita Terkait
-
Di Tengah Tensi Tinggi Kawasan, Wapres AS Kamala Harris Kunjungan ke Zona Demiliterisasi Korea
-
Tak Terima Mukanya Diedit Pakai Gambar Kelamin di Grup Telegram, CEO IDM Lapor Polisi
-
4 Fakta Menarik Film Angel Has Fallen: Seorang Pengawal Dijebak untuk Menyerang Presiden
-
Beda dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Jokowi Belum Bisa Putuskan Pandemi Berakhir
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Cara Cek Apakah NIK Kita Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan?
-
Saat Kematian Mengajarkan Cara Hidup, Ulasan Buku 'Things Left Behind'
-
Pelatih Sassuolo Buka Suara Soal Kondisi Cedera Jay Idzes Usai Lawan AC Milan
-
Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!
-
Iran Klaim AS Respons Proposal Perdamaian 14 Poin via Pakistan
-
Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
-
4 Mei Hari Pemadam Kebakaran Internasional: Kisah Tragis di Balik Seragam yang Pantang Menyerah
-
Pertamina Patok Harga Baru BBM Mei 2026: Pertamax Naik, Dexlite Tembus Rp26 Ribu
-
Sepatu Suede Dicuci Pakai Apa? Ini 7 Tips Mencucinya agar Tidak Cepat Rusak
-
Call Center BPJS Ketenagakerjaan 24 Jam, Apa Saja Layanannya?