Suara.com - CEO Indonesia Digital Cooperatives (IDM Co-op) sekaligus mantan developer token ASIX, Muhammad Chairul Basyar melaporkan pemilik akun Telegram @Juls0507 ke Polda Metro Jaya. Laporan itu dilayangkan atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut laporan ini telah teregistrasi dengan Nomor: LP/B/4958/IX/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dalam laporannya, Chairul merasa dihina oleh terduga pelaku karena wajahnya diedit dengan gambar kelamin pria.
"Pelapor selaku korban menerangkan menerima informasi dari berupa screnshoot chat Telegram yang isinya berupa foto pelapor yang diedit dan digabungkan dengan alat kelamin pria serta dijadikan emoticon pada grup Telegram 'PERKOMI'," kata Zulpan kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).
Chairul mempersangkakan pelaku dengan Pasal 27 Ayat 3 Juncto Pasal 45 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Kekinian, laporan tersebut tengah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.
"Terlapor masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Sementara kuasa hukum Chairul, Andi Syafrani mengklaim telah mengetahui sosok pemilik akun Telegram @Juls0507. Namun, dia enggan menyebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik.
"Tentunya tentang siapa persis pelaku ini karena didalam platform tidak secara spesifik menyebutkan nomor handphone karena hanya ada nama akun," pungkas Andi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan