Selebtek.suara.com - Hingga kini Rizky Billar belum ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian. Hal itu pun membuat banyak orang penasaran dengan penyebabnya.
Menjawab hal tersebut, Kabid Humas Polda Metri Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan dalam melakukan penangkapan pihak kepolisian harus mendengarkan keterangan Rizky Billar terlebih dulu.
"Kami ingin dia dipanggil dulu, kan belum pernah diperiksa. Jadi biar mempertegas, memperjelas semuanya," ujar Kombes Pol Endra Zulpan, Senin (10/10/2022).
Zulpan menjelaskan kalau penyidik membutuhkan keterangan terlapor untuk melakukan tindakan selanjutnya. Karena menurut hukum, pemeriksaan meliputi semua unsur yakni korban, terlapor dan saksi.
Sehingga polisi tidak bisa sembarangan menetapkan terlapor sebagai tersangka. Hal tersebut menurut Zulpan adalah sesuatu yang tak elok.
"Kurang pas kalau misalnya terlapor belum diperiksa sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kan hak dia menyampaikan keterangan belum kita dengar," katanya menjelaskan.
Oleh karena itu, penjelasan dari Rizky Billar soal dugaan KDRT Lesti Kejora adalah yang paling dinanti yang kemudian penyidik bisa menetapkan langkah selanjutnya.
"Nanti dari keterangan dia, baru penyidik bisa menentukan langkah selanjutnya," kata dia.
Sebenarnya, pihak kepolisian sudah sempat memanggil Rizky Billar. Namun terlapor tidak bisa memenuhi pemanggilan tersebut karena gangguan psikis.
Baca Juga: Trauma karena KDRT Bisa Berdampak pada Kehidupan Anak Saat Dewasa, Begini Kata Psikolog
Sementara itu, saat ini penyidik sudah menemukan unsur pidana dari alat bukti yang dikumpulkan. Sehingga langkah selanjutnya adalah penetapan tersangka.
"Yang jelas unsur pidananya dalam kasus ini sudah ditemukan, sudah ada ya. Tinggal unsur penetapan tersangka. Itu kan minimal ada dua alat bukti," kata Zulpan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mauricio Souza Percaya Jakmania Bakal Membakar Semangat Pemain Persija Jakarta di Stadion Segiri
-
realme C100 Jadi HP 8000mAh Termurah 2026, Bisa Dipakai Gaming dan Streaming Seharian
-
Camilan Lokal 'Go Global', Casa Grata Buktikan UMKM Indonesia Tembus Dunia Bersama BRI
-
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi, 5 Pendaki Dilaporkan Luka-luka
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun Bersatu di Drama Medis Romantis, Tayang 1 Juni
-
Persija Bakal Serasa Main Kandang di Samarinda, Mauricio Souza Andalkan Kekuatan Jakmania