Selebtek.suara.com - Itaewon memang kerap kali menjadi lokasi yang dipilih masyarakat untuk merayakan pesta halloween. Selain kotanya yang terbilang cukup indah, Itaewon juga menjadi sarang kuliner dan pernak pernik dari seluruh dunia.
Tak heran, banyak warga yang mendatangi Itaewon khususnya menjelang pesta halloween.
Namun perayaan halloween tahun ini menjadi cukup miris bagi warga Korea karena telah merenggut 149 nyawa. Diduga warga yang meninggal karena berdesak-desakkan dan terinjak.
Awalnya, tim 911 Korea mendapat laporan mengenai banyaknya warga pingsan di beberapa gang di Itaewon, namun ketika mendatangi lokasi, korban pun bertambah sehingga tim penyelamat meminta bantuan kepada tim lain.
Namun yang memuat miris, warga yang mengikuti perayaan halloween masih sempat meneriakkan ‘Sex On the beach’ di pesta halloween Itaewon ketika tim 911 Korea mendatangi lokasi kejadian.
Kondisi saat itu semakin tak terkendali, tim terkait pun meminta kepada para pedagang untuk menutup gerainya beberapa saat sampai situasi kembali kondusif.
Pukul 11.50 malam, tim 911 terkait meningkatkan status Itaewon menjadi level 3. Saat itu pula tim terkait mendapat bantuan dari daerah sekitar Itaewon seperti Gyeonggi dan Incheon.
Hingga saat ini, polisi terkait masih menyelidiki kasus meninggalnya ratusan orang yang mengikuti pesta Halloween di Itaewon ini.(*)
Sumber: Youtube/Korea Reomit
Baca Juga: Sukses Sponsori acara Glow RUN, Ondelivery Berhasil Menarik Perhatian
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M